WNA Pencari Suaka Asal Iran Di Ringkus Polisi Saat Memesan Sabu Di Palmerah Jakbar

BACA JUGA

Roy Panghapan: 5.000 Simpatisan DKR Dukung Pradi-Afifah

Atasi Karhutla, Danramil Menjalin bersama Kades, dan PT. LAU Bentuk MPA di Desa Temponak

Koramil 1201-07 Hadiri Musdes, Sampaikan Wajib Pakai Masker Kepada Warga dan Kawal Dana Desa

Menolak Ditilang Anggota Polisi Lalin, Korban Dibawa ke Kamar Hotel

MABM Salurkan Ratusan Mie Instans Kepada Warga Desa Sejegi Mempawah

PKP : JAKARTA –  Seorang Warga Negara Asing (WNA) pencari suaka Asal Iran bernama R H (40) ditangkap Unit Narkoba Polsek Palmerah, Jakarta Barat, pada hari Rabu (16/9/2020) kemarin.

Ketika itu, RH baru saja membeli sabu di Kampung Boncos Jalan ORI, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

R H merupakan seorang dokter yang tinggal di salah satu Unit Aparteman Green Pramuka, Jakarta Pusat, dan sudah berada di Indonesia sejak tahun 2019.

R H juga tergabung dalam United Nations High Commissioner for Refugees; (UNHCR) atau pencari swaka.

Kapolsek Palmerah, Jakarta Barat, Kompol Supriyanto mengatakan, awalnya anggota Polsek Palmerah mendapat informasi dari masyarakat ketika tengah melakukan patroli sekitar pukul 20.30 Wib, bahwa ada WNA membeli sabu di Kota Bambu Selatan.

“Selanjutnya anggota mencurigai seorang laki laki keluar dari salah satu gang boncos. Orang itu si tersangka ini bernama Reza Hosseini warga luar Negeri dari Iran,” kata Kompol Supriyanto, Minggu (20/9/2020).

Kompol Supriyanto melanjutkan, anggota kepolisian pun menggeledah tubuh tersangka Reza. Ketika itu, tersangka ternyata membawanya secara menggenggam sabu ditangan kiri.

Selanjutnya, anggota kepolisian mengintrogasi Reza dan ia mengaku beli sabu itu dari seseorang yang tidak dikenalnya. Akhirnya, Reza pun digiring ke Mapolsek Palmerah untuk diperiksa lebih jauh lagi.

“Di beli seharga Rp.200.000 kepada seorang laki laki yang tidak kenal namanya,” tegas Kapolsek Palmerah.

Sayangnya Kompol Supriyanto tidak menyebutkan jumlah barang bukti sabu secara rinci. Tapi kata Kompol Supriyanto jumlah hanya 0, gram saja yang dibeli oleh tersangka kepada lelaki yang tidak dikenalnya itu.

“Dia ngakunya buat pakai sendiri. Makanya pas beli tidak banyak,” tutup jelasnya Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto.

Tersangka pun dikenakan Pasal 112 dan 114 Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman 10 tahun penjara. (Imam)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *