Wartawan Penerima Honor Dari APBD Pantas Diberhentikan

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! MEMPAWAH-Desakan untuk  pemecatan terhadap para wartawan Mempawah Kalimantan Barat, yang menerima honorarium dari Pemda Mempawah semakin kencang. Kali ini desakan justru datang dari sesama pekerja jurnalistik.

Lukman H./lk
Lukman H./lk

Menurut Lukman Hakim yang berprofesi sebagai jurnalistik ini menilai tindakan wartawan sudah melanggar kode etik. “Etika jurnalistik sudah mereka jual, dan ini sangat memalukan insan pers,” kata Lukman menanggapi temuan BPK RI.

Dampak tindakan wartawan Mempawah itu juga berimbas terhadap dirinya. “Jadi sekarang masyarakat banyak yang menuding saya, kalau saya juga menerima uang seperti yang ada di Mempawah” ujarnya dengan kesal.

Karena sudah mencoreng nama baik wartawan, sangat pantas kalau mereka dipecat. “Kalau media tempat ia bekerja tindak memberikan sanksi pemecatan patut dipertanyakan indepe densi media itu,” ujar Lukman.

Pria yang juga anggota PWI Kalbar tersebut selain mereka dipecat, dia juga berharap untuk tidak menerima mereka menjadi wartawan. “Jadi saya berharap agar mereka tidak diterima di media manapun,” tegas wartawan di Sambas ini./st/lk/RED/


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *