Warga Pemukiman Pasar Heboh, Banjir Mulai Menggenangi Pasar Mempawah

Poskotapontinak.Com
Mempawah – Heboh warga pasar mempawah melihat air meluas membanjiri ruas jalan protokol dilingkungan pemukiman warga pasar mempawah, ketinggian air mencapai 15-20 centimeter. Sehingga aktivitas pengguna jalan yabg melewati jalan Mawar dan jalan Melati pasar mempawah sedikit terhambat. Senin (08/06/2020)

Dedy Karnadi warga jalan Mawar pasar mempawah mengatakan, bahwa tadi sore masih belum naik air dijalan, tapi setelah azan mahgrib, perlahan tapi pasti mulai menggenangi ruas jalan pasar.

“Banjir yang merendam lingkungan pasar mempawah berlangsung sejak pukul malam pukul 19.32 wib malam ini, secara perlahan, air masuk ke ruas jalan protokol lingkungan pasar melewati Sungai Mempawah,” ucapnya

“Jika air sudah sampai di jalan, bisa-bisa bertahan sampai besok, dan mungkin juga bertambah naik air ini. Tapi walaupun air naik alias banjir, warga tetap lalulalang melintas jalan mawar sampai jalan melati,” ucap Dedy

Dedy Karnadi sebutkan lagi, jika sudah begini besok bisa lebih tinggi lagi air yang naik, mungkin juga bisa mencapai 1 meter. Kalo sudah aor banjir begini, mau atau tidak kami selaku pemilik toko menutup sementara, karena untuk antisipasi banjir dan binatang air masuk kedalam toko kami.

“Kejadian banjir di lingkungan pasar mempawah memang sudah menjadi tradisi tahunan, untuk tinggi atau rendahnya air tergantung curah hujan dan luaoan air dari perhuluan,” jelas Dedy

“Banjir di kota mempawah ini biasanya sudah bisa kita prediksikan, tapi untuk 3 tahun ini, banjir tidak bisa perkirakan, karena bosa saja bukan desember banjir, bisa bulan januari ke februari,” ucap Dedy

Untuk banjir pada saat sekarang ini, diungkapkan oleh Dedy Karnadi selaku pemilik Toko di pasar mempawah katakan, sangat membingungkan karena sekarang bulan Juni, tidak pernah kejadian selama ini air pasang atau air banjir pada bulan sekarang. Makanya susah di prediksikan air yang naik di kota mempawah ini.

Dulu pernah lebih tinggi dari sekarang. Mudah-mudahan pada tahun ini banjir tidak terlalu tinggi. Karena, banjir menghambat aktivitas sehari-hari. Apalagi, jika menghambat aktivitas perdagangan di pasar maka bisa merugikan konsumen maupun pedagang,” tukasnya.

Harapannya, semoga saja banjir air karena hujan ataupun limpahan air dari perhuluan ini, tidak berlarut-larut, pintanya besok air banjir ini sudah tidak lagi. Jika kalau air ini naik dan makin tinggi, bisa melumpuhkan perekonomian bagi pelaku pasar di kota mempawah./*

GUN.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *