Wakil Bupati Sintang Resmikan Launching Program P2 Emas Di Desa Ensaid Panjang

SINTANG-www.postkotapontianak.comRabu 24 Oktober 2018. Peresmian Lauching Program peningkatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat (p2 emas)  Kabupaten Sintang tahun 2018, dan penyerahan bantuan didesa ensaid panjang kecamatan kelam permai, Hadir dalam kegiatan tersebut,  Wakil Bupati Sintang Drs Askiman. M. M.  Sekda Yosepa Hasnah, Forkompinda,  OPD,  beberapa camat serta unsur terkait lainnya, tampak hadir dalam kegiatan tersebut.

Camat kelam ungkap kan atas nama masyarakat saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Sintang yang telah mempercayakan desa ensaid panjang sebagai tuan rumah pelaksanaan dimulainya program peningkatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat (P2 Emas) di kabupaten Sintang tahun 2018.

Dikatakan juga saya berkayakinan program ini akan berhasil secara signifikan karena program p2 emas merupakan kebijakan nyata dukungan pemerintah kabupaten Sintang dalam rangka pembinaan usaha masyarakat untuk diberdayakan agar lebih efisien, produktif dan berdaya saing dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berlanjutan serta memiliki peluang usaha yang seluas-luasnya.

Karena itu saya mengajak semua kepala desa dan warga kecamatan kelam permai untuk lebih serius dan fokus dalam mengembangkan potensi Produk unggulan lokal melalui Bumdes didesanya maaing-masing pada kesempatan ini ijinkan pula saya menyampaikan keunikkan, khas dan kearifan lokal di desa ensaid panjang.

Desa ensiad panjang dikenal sebagai destinasi wisata budaya yakni masih kental dengan adat istiadat, rumah betang dan hasil tenun ikat berupa syal, taplak meja, selendang dan kain kebat dengan berbagai corak/motif, harganya bervariasi tergantung ukuran jenis serta pewarna yang digunakan yaitu pewarna alami dan pewarna yang menggunakan zat kimia.

Desa ensaid panjang bekerja sama dengan koperasi jasa menenun mandiri (JMM) telah melestarikan kawasan hutan ekobudaya seluas 145 ha. Kawasa ekobudaya ini dimaksudkan untuk menjaga kelestarian hasil hutan kayu dan non kayu berupa pewarna.  Ungkap camat kelam permai, Maryadi

Wakil Bupati Sintang Askiman juga menyampaikan baik kalau kita bicara soal perangkat dalam program peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat ini sebenarnya, perangkatnya sudah secara berlapis jadi tim ini dibentuk laeder sektor nya Bappeda dan terdiri dari semua kepala OPD, untuk pemberdayaan kita sebut dengan OPD persemakmuran jadi mereka melebur menjadi satu kekuatan didalam pengembangan didalam usaha ekonomi masyarakat.

Lalu kita punya satu kulsultan, kulsultan itu yang terbentuk oleh Tim Kabupaten nya lalu disetiap desa dia ada petugas pendamping sampai ditingkat desa nya, petugas pendamping ini harusnya mengawal sampai kepada suksesnya pelaksanaan ini, lalu kita sudah melihat hasil dialog yang kita lakukan tadi, satu pemikiran yang saya lihat ke kondisi kita bahwa disetiap pengembangan usaha ekonomi masyarakat yang kita tuntut adalah tingkat keseriusan masyarakat itu sendiri, kata Askiman.

(pewarta:Yefta LMB)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *