Wagub Lantik Pejabat Eseslon II, III, IV Dan Widya Iswara

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK-Reposisi Pegawai dalam kebijakan mutasi dan promosi hendaknya dapat dipahami

Keterangan Foto :  SERAHKAN SK : wakil Gubernur Kalbar Drs. Christiandy Sanjaya, SE. MM menyerahkan Surat Keputusan secara Symbolis yang diterima oleh perwakilan Pejabat yang dilantik, pada acara Pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV serta Widya Iswara dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Ruang Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (7/7). Foto : (Ruslan-Humas Prov)
Keterangan Foto :
SERAHKAN SK : wakil Gubernur Kalbar Drs. Christiandy Sanjaya, SE. MM menyerahkan Surat Keputusan secara Symbolis yang diterima oleh perwakilan Pejabat yang dilantik, pada acara Pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV serta Widya Iswara dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Ruang Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (7/7). Foto : (Ruslan-Humas Prov)

sebagai sebuah dinamika organisasi, yaitu merupakan suatu proses yang harus diselenggarakan secara terus menerus, karena adanya serangkaian perubahan dalam lingkungan organisasi itu sendiri, baik yang disebabkan oleh faktor-faktor internal maupun eksternal.

Pelaksanaan reposisi ini merupakan upaya untuk terus meningkatkan efektifitas organisasi dan diharapkan akan bermuara pada peningkatan pelayanan aparatur pemerintah kepada masyarakat, dengan demikian, maka mutasi yang menyertai pelaksanaan re-organisasi ini akan memberikan manfaat bagi pegawai dan masyarakat.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. Christiandy Sanjaya, SE. MM dalam sambutannya saat melantik Pejabat Eselon, II, III dan IV serta Widya Iswara dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar yang berlangsung di ruang Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa, (7/7).

Wagub juga mengatakan, melalui mutasi, para pegawai memperoleh kesempatan untuk melakukan aktualisasi diri dengan mengusahakan peningkatan prestasi yang optimal daslam melaksanakan tugas dan tanggung jawanya, sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki, dikatakannya pula, konsekuensi dari dilaksanakannya mutasi ini adalah untuk mengimbangi jabatan baru dengan peningkatan prestasi, dan bila hal ini dapat terwujud, diyakini bahwa peningkatan para pegawai akan semakin memantapkan kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan operasionalnya.

Orang nomor dua di Kalbar itu juga mengingatkan kepada para pejabat yang dilantik utnuk terus meningkatkan dan mengembangkan semua kondisi yang memungkinkan terciptanya pelaksanaan pengawasan, baik berkenaan dengan penataan prosedur dan sistem kerja maupun yang menyangkut pembinaan motivasi dan prestasi pegawai.

Melalui peningkatan kinerja Pegawai Negeri Sipil yang menjabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator dan Pengawas, diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah.

Dengan kepercayaan yang diberikan tentunya kita dapat merangkul masyarakat untuk secara bersama-sama menyukseskan program pembangunan yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan itu Wagub juga berpesan kepada pejabat yang dilantik, agar sesegera mungkin dapat menyesuaikan diri dengan jabatan dan lingkungan kerja sesuai dengtan tupoksi yang ada. Atas prestasi kerja yang telah diraih hendaknya dipertahankan bahkan dapat ditingkatkan, karena tugas yang dilaksanakan tidak hanya sekedar tugas rutin, hendaknya melakukan pekerjaan dengan passion dan kesadaran, bahwa hasil kerja tersebut akan mempengaruhi hasil penyelenggaraan pemerintah secara menyeluruh dan berdampak pada kehidupan mesyarakat luas.

Wagub juga mengingatkan, bahwa tugas kedepan semakin berat dan meningkat, baik jumlah maupun bobotnya, terutama meningkatnya suhu politik diberbagai daerah, termasuk di Kalimantan Barat, karena sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 1 tahun 2015, bahwa pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang, di 7 Kabupaten se-Kalimantan Barat yakni Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, Sekadau, Bengkayang, Sambas dan Ketapang akan dilaksanakan Pilkada secara serentak, untuk itu Wagub berharap bagi PNS hendaknya bersikap netral, dalam arti netral dari pengaruh kepentingan politik dan golongan, namun yang terpenting menurut Wagub, agar PNS dapat berperan aktif dalam menyukseskan pemilu Kada tersebut dengan turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih saat Pemungutan Suara serta menjaga kondisi yang aman dan kondusif. (Ruslan-Humasprov)/bd.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *