Wadanramil 1201/03 Mempawah Hilir dan Kades Sejegi Pantau Warga Teredam Banjir

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH — Tingginya Curah Hujan di wilayah Kabupaten Mempawah di beberapa desa terdampak banjir, sehingga masyarakat yang terdampak banjir terhenti aktivitas melakukan kegiatan perkebunan dan pertanian karena lahan miliknya terendam banjir, dari hal itu sangat perlu segera ditanggulangi oleh pihak pemerintah kabupaten.

Wakil Danramil 1201/03 Mempawah Hilir bersama Kepala Desa Sejegi langsung terjun kelapangan melihat situasi kondisi warga terdampak banjir sekaligus memantau ketinggian air selama hampir 1 bulan ini.

Wakil Danramil 1201/03 Mempawah Hilir Serma Supriadi sampaikan, untuk tahap awal kita pantau langsung ke rumah warga yang terdampak banjir, dengan melihat kondisi secara langsung bisa mengetahui kendala dilapangan dan tindakan yang akan dilakukan untuk antisipasi dari bencana banjir ini.

“Saya bersama Kades Sejegi Bapak M. Idris sudah melihat langsung kepada warga yang terdampak dari banjir, beberapa minggu ini terpantau ketinggian air mencapai 50Cm sampai 1 Meter,” jelasnya

Lanjut dikatakan Wakil Danramil 1201/03 Mempawah Hilir, dari hasil pantuan dilapangan ada 2 dusun di Desa Sejegi yang sangat memprihatinkan dampak banjir ini, yaitu dusun Telayar dan Dusun Tekam serta beberapa Dusun yang berdekatan dengan sungai mempawah terendam banjir, tapi tidak terlalu tinggi banjirnya.

“Ada 2 dusun yang sangat tinggi banjir Dusun Telayar yang mencapai 1 meter lebih tinggi air dan Dusun Tekam tinggi air 50cm sampai 1 meter,” Jelas Serma Supriadi

“Saat sekarang yang paling dibutuhkan masyarakat korban banjir menyangkut keperluan makanan pokok, obat-obatan dan air bersih. Agar, para korban banjir tidak kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” ucap Serma Supriadi

“Besar harapan kami, agar Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk segera menanggulangi kepada warga yang terdampak banjir. Kami dari TNI Kodim 1201/MPH Koramil 1201/03 Mempawah Hilir siap membantu pemerintah kabupaten mempawah untuk menanggulangi banjir inin,” jelas Serma supriadi

Lanjunya, saat sekarang kami selaku TNI memberikan himbauan kepada warga terdampak banjir, apabila debit air makin meningkat untuk pindah rumah sementara atau menumpang di rumah saudara yang tidak terkena dampak banjir. Rumah yang ditinggalkan untuk dikunci agar antisipasi pencurian, kepada pihak RT setempat untuk tetap melakukan penjagaan demi keamanan Dusun dengan membentuk posko banjir ditempat beberapa warga yang menjaga secara bergantian.

Sementara itu, Kepala Desa Sejegi Muhammad Idris Bidang membenarkan rumah warga terdampak banjir untuk Dusun Telayar dan Dusun Tekam Desa Sejegi. Dimana ketinggian air semakin meningkat di sejak 2 pekan lalu hingga sekarang.

“Kami bersama Wakil Danramil 1201/03 Mempawah Hilir sudah melihat langsung rumah warga, sekaligus mendata warga yang korban banjir. Didapati 2 dusun yang sangat tinggi debit airnya, Dusun Telayar dan Dusun Tekam. Namun, kebanyakan masyarakat disana sudah mengantisipasi banjir dengan membuat pondasi rumah lebih tinggi,” jelasnya.

“Dari hasil ku jungan kami ini, akan disampaikan dan memberikan laporan kepada Bupati Mempawah kondisi warga yang terdampak banjir ini, mungkin juga hasil laporan akan disampaikan kepada BPBD Mempawah, untuk dapat segera ditanggulangi,” jelas Muhammad idris. (Guns)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *