Vhiona Lee : Banyak Hal Negatif Akibat Cinta Laki-Laki Yang Berlebihan

POSTKOTAPONTIANAK.COM, JAKARTA – Jarang kita temui wanita yang jujur dengan perkataannya, apa lagi kalau bicara soal cinta untuk membangun biduk rumah tangga. Tidak sedikit wanita yang justeru ingin merebut hati bahkan memaksa calon pasangannya untuk sepenuh hati mencintainya. Seperti sebuah lagu Willingly yang dinyanyikan Crispian ST Peter, “Willingly I’ll be yours. Willingly I’ll wait for you. All my love and all my life, I ‘ d give for you. Only you dan seterusnya.

Begitulah keinginan cinta seorang perempuan terhadap calon pasangan hidupnya. Wanita kebanyakan meminta seorang laki-laki untuk sepenuh hati mencintainya. Tidak ada cinta yang lain terhadap siapapun apa lagi wanita lain selain dirinya.

Namun, dalam kehidupan yang sangat materialistis sekarang ini, masih ada wanita tangguh yang memahami arti dan posisi cinta antara seorang wanita dan pria idamannya. Masih ada wanita yang mampu menjelaskan arti cinta dan hak cinta sebenarnya.

Dialah Vhiona Lee, gadis berparas cantik dan enerjik dengan latar belakang penyanyi, penulis dan pebisnis ini memiliki pandangan berbeda soal cinta seorang lelaki.

Saat wawancara di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (23/3), Vhio, panggilan gadis dengan pipi merah merona itu, meletakkan cinta pada posisinya yang apik dan proporsional. Ini terkait dengan syarat lelaki yang ingin menjadi calon pendampingnya..

“Buat aku, kriteria calon laki-laki yang aku idamkan adalah laki-laki yang menempatkan cintanya yang pertama kepada Allah SWT, Rasul, keluarga, saudara dan baru setelah itu untuk aku.” Ujar Vhiona Lee dengan senyumnya yang sumringah.

Jadi bukan laki-laki dengan posisi dan jabatan serta setumpuk harta yang menjadi prasyarat untuk laki-laki yang yang diharapkan Vhiona sebagai calon pendamping hidupnya itu. Vhiona ingin mendapatkan suami yang seiman dan bisa menjadi imam di dalam bahtera keluarga yang akan diarungi bersama.

“Kalau laki-laki begitu cinta kepada aku, justeru aku takut malah menjadi masalah. Banyak hal negatif yang terjadi. Tidak jarang dalam kondisi seperti ini, laki-laki akhirnya menghalalkan segala cara menuruti sang isteri yang sangat dicintainya.” Ujar Vhiona Lee yang sedang menerjuni dunia bisnis kuliner dengan merek dagang Vhionaleefood ini.

Bicara poligami, Vhiona Lee yang juga penulis buku Dont Give Up Too Soon yang diterbitkan Gramedia ini membenarkan, karena itu adalah aturan yang sudah ditetapkan oleh yang Mahapencipta.[GF]/RIN/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *