UI dan Bupati Purwakarta

MoU Pendidikan Berkarakter

DEPOK-Banyak yang menilai bahwa pendidikan dewasa ini hanya menghasilkan pengembangan Kota dengan meninggalkan kearifan lokal. Maka dari Universitas Indonesia (UI) dan Kabupaten Purwakarta menandatangani Nota Kesepakatan Bersama (NKB) dalam pendidikan berkarakter.

UI dan Bupati MuO (Ist)“Kurikulum pendidikan desa dan kota seyogyanya dibedakan lantaran berbeda karakter. Artinya, nilai tambah siswa pedesaan berupa kearifan lokal, sedangkan perkotaan harus mampu berkreasi sesuai minat,” ungkap  Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Selasa (10/2/2015), ketika MoU di Kampus UI Depok.

Menurutnya, bahwa Peraturan Bupati No 2 tahun 2015, tentang Persyaratan Tambahan Naik Kelas itu telah mengesahkan. Aturan itu mewajibkan siswa memiliki keterampilan lain agar naik kelas.

 “Seperti siswa desa wajib memiliki ternak atau pohon sampai terampil sedangkan siswi wajib bisa menenun atau menjahit. Bagi pelajar kota harus bisa menerapkan industri kreatif,” tutur Dedi.

 Dia mengingatkan, bahwa siswa tidak hanya pintar secara akademik saja tetapi juga bisa menerapkan kearifan lokal. Ini yang disebut pendidikan berkarakter.

“Maka mengharapkan agar kerjasama riset dengan UI pada tiga desa (Sukamulya, Ciracas, Nagrok) menjadi contoh pengembangan masyarakat bidang pendidikan, budaya, dan pertanian,” imbuh Dedi.

Ditempat yang sama, Bambang Wibawarta selaku Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, memberi apresiasi terhadap keinginan Bupati Dedi dan siap mendukung dalam pembinaan di Kabupaten Purwakarta.

 “UI peduli terhadap kebudayaan yang dinamis. Dan tugas UI juga harus bisa menjaga titik singgung peradaban dengan nilai berharga,” pungkasnya. (Faldi/Sudrajat)