Tunas Baru Dalam Menggapai Jiwa Marhaenisme

POSTKOTA PONTIANAK

SINTANG-PPAB GMNI Cabang Sintang, walaupun banyak kendala yang harus di lewati dan ditempuh bersama, tidak menyurutkan tekat dan komitmen dari kader-kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sintang untuk terus melakukan proses pengkaderan. Beberapa hari yang lalu (06/12/2014) kader – kader baru pejuang pemikir – pemikir pejuang ini, mendatangi sekretariat GmnI Cabang Sintang, mereka hadir dalam rangka mengikuti Pekan Penerimaan Angota Baru (PPAB) GMNI Cabang Sintang.

GMNI Cabang SintangSeperti yang di sampaikan oleh Pak Sopian, S.Sos, M.Si, selaku pembina sekaligus membuka acara PPAB, kepada wartawan wartajurnalis, menjelaskan bahwa PPAB kali ini walaupun hanya dihadiri oleh 13 orang peserta/kader yang berasal  dari Komisariat Hukum (Universitas Kapuas Sintang) dan STKIP Persada Katulistiwa Sintang, “sesuai dengan temanya yaitu tunas muda dalam menggapai jiwa Marhaenisme”,beliau berharap kedepannya akan lebih banyak lagi mahasiswa yang sadar dan peduli dalam berorganisasi serta mengingatkan bahwa berorganisasi itu sangat penting dan banyak manfaatnya untuk pengembangan wawasan mahasiswa itu sendiri. Beliau juga memaparkan bahwa kedepannyaperlu adanya campur tangan mahasiswa dalam mengawasi pembangunan di Sintang agar dana pembangunan yang ada, tidak di salah gunakan oleh oknum – oknum tertentu.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari dari Tanggal 06 s/d 07 Desember 2014 ini tidak menyurutkan semangat dan antusias peserta, pada hari pertama ada dua materi yang disampaikan dalam kegiatan PPAB ini, yakni : Peran pemuda dan mahasiswa disampaikan oleh Pak Sopian,S.Sos.M.Si dan materi pengantar Nasionalisme dan Patriotisme disampaikan oleh  Bung Aloysius Kusnadi.

Sedangkandihari keduanya ada lima materi, Pengantar Marhaenisme disampaikan oleh Bung Fredrikus Dedy, Pengantar Sarinah disampaikan oleh Bung Stefanus Kardi, materi ke-GmnI-an di sampaikan oleh Bung Kartono,sejarah GmnI Sintang disampaikan oleh Bung Rupinus Habriyadi dan Muatan Lokal disampaikan Oleh Bung Ramadhan.

menurut paparan Bung Alexsius Dony selaku ketua panitianya, saat dikonfirmasi Wartawan Wartajurnalis, selesai kegiatan PPAB menjelaskan bahwa “PPAB GMNI kali ini, sungguh terasa berbeda dari PPAB sebelumnya, hal ini terlihat dari semangat dan antusias peserta-pesertanya. Rasa keingintahuan peserta yang begitu besar tentang GmnI, Nasionalisme, dan ajaran Bung Karno yang dituangkan dalam pertanyaan yang bertubi-tubi dan begitu banyak menjadi bukti bahwa GmnI adalah organisasi yang masih dibutuhkan di kalangan mahasiswa”.

karena GMNI satu-satunya orgasnisasi kemahasiswaan yang masih konsisten mempartahankan UUD dan Pancasila 1 Juni 1945 sebagai dasar Negara, keyakinan bahwa pancasila, marhaenisme adalah sentesa sekaligus jawaban akhir dari persoalan bangsa ini, tetap ada dan dipupuk di setiap dada kader-kader GMNI”. (Aloy/wartajurnalis)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *