Tidur Pulas di Rumah Mertua, di Tusuk dengan Pisau “Seraut” di Leher

Tidur Pulas di Rumah Mertua, di Tusuk dengan Pisau “Seraut” di Leher

SEKADAU,(PKP)-Pembunuhan kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Sekadau. Am Ramsyah (36), warga RT 14/RW/06, Desa Sui. Ringin, Jl. Raden Sumadi- Jl.Sanggau Km (1) Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten  Sekadau, Kamis (1/1/2015) merenggang nyawa setelah lehernya di tusuk  dengan pisau “Seraut” oleh Linot (40) Warga Dusun Keritak, Desa Setawar Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau.

Pelaku-pembunuhan-di-dusun-Lamau.(yahya)
pelaku pembunuhan di dusun Lamau.(yhy)

Kronologis Sulastri menceritakan kronologis kejadian berawal dari kedatangan dirinya dan Korban ke rumah orang tuanya (Katarina) di Dusun Lamau, Desa Perongkan, Kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau pukul 10.00wib, pagi.

Di rumah Katarina berkumpul, Katarina (Ibu Mertua korban) sedangkan Sulastri (Istri Korban) Am Ramsyah (Korban) serta Bujang (Adik Ipar Korban) dan Linot (Mertua Bujang).

Pukul 11.30wib, Katarina dan Sulastri pergi kebelakang rumah untuk mencari sayur. Sementara di dalam rumah tinggal Am Ramsyah (Korban),
Linot (Pelaku) dan Bujang dengan posisi Am Ramsyah (Korban) tertidur di bangku ruang tamu dan Linot berada di dalam rumah serta Bujang
sedang mencuci sepeda motor di depan rumah.

Entah disebapkan apa, sekitar pukul Pukul 12.00wib.diduga Pelaku (Linot) dengan mengunakan pisau seraut melakukan penusukan di bagian
leher Am Ramsyah yang sedang tertidur pulas sehingga korban mengalami pendarahan.

“Kami masih di belakang rumah,Bujang adik saya melihat Almarhum keluar rumah dengan tagan memegang leher dan berlumur darah,”ujar Istri
korban kepada aparat kepolisian di RSUD Sekadau.

Melihat keadaan abag Iparnya (Korban)  keluar dari rumah dengan memegang leher yang sudah terluka dan mengeluarkan darah terkejut dan
segera memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke RSUD Sekadau dengan mengunakan mobil yang sedang melintas. ” pelaku melarikan diri ke hutan belakang rumah dan warga di sekitar rumah mencari pelaku,”tandasnya.

Pihak keluarga Istri korban menyatakan bahwa keberadaan Linot (Pelaku) di rumah Katarina sejak beberapa hari terakhir dikarenakan Linot dan
suaminya sedang menjaga cucu mereka (anak Bujang)  berobat di RSUD Sekadau. Namun sikap aneh di tunjukan pelaku di RSUD Sekadau dengan mencoba membuka jarum impus yang terpasang di lengan cucunya sehingga oleh pihak keluarga dan suami Pelaku menyarankan agar Linot di titip di rumah besan ya di Dusun Lamau.

Kasat Reskrim,AKP.Poerba mengatakan meminta pihak korban menyerahkan semua proses hukum kepada aparat kepolisian.

“Karena adanya informasi pihak keluarg adanya sikap aneh dari pelaku yang beberapa hari lalu mencoba membuka impus anak ya yang dirawat di
rumah sakit maka kepolisian akan memeriksa kesehatan jiwa pelaku ke psikiater, jika hasil pemeriksaan psikiater menyatakan pelaku mengalami gangun jiwa maka pelaku akan di kirim ke rumah sakit jiwa.namun jika hasil pemeriksaan psikiater pelaku dalam kondisi normal (sehat kejiwaan)
akan di tindak secara hukum positif,” papar Poerba.

Kepolisian dikatakan Poerba akan menerapkan pasal, 338, menghilangkan nyawa seseorang. junto 351 ayat 4 pembunuhan terencana kepada pelaku jika setelah hasil pemeriksaan psikiater bahwa pelaku tidak mengalami ganguan jiwa.

Pukul 15.00wib,Jenajah korban di bawa pulang ke rumah duka dan akan dimakankan pihak keluarga Jumaat 2 Januari 2014.

Sementara informasi dari pihak Kepolisian Sekadau,Pelaku sudah diamankan warga bersama aparat kepolisian di hutan sekitaran Dusun Lamau, beberapa jam setelah melakukan penusukan kepada korban dan dibawa ke Mapolres Sekadau untuk diperiksa.(Yahya)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *