Terbentuknya FAKM Atas Rasa Penderitaan Yang Sama, Bukan Kepentingan Dari Politik

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(Mempawah) – Penasihat Forum Aliansi Kontraktor Mempawah (FAKM) H.M. Husni Thamrin menegaskan bahwa dalam pembentukan FAKM murni karena rasa penderitaan dan kesulitan yang sama – sama dialami oleh Kontraktor, bukan karena kepentingan politik semata.

“Jadi awal terbentuknya forum ini, karena rasa kepedulian yang tinggi terhadap teman – teman kontraktor Mempawah yang sedang mengalami kesulitan, tanpa adanya sedikitpun rekayasa atau bahkan menyentuh pada dunia politik,” tegas pada Rabu (12/4).

Kekurangan dan tuntutan keluarga didalam rumah, dan komitmen bersama teman – teman kontraktor untuk terus melangkah maju hingga membuahkan hasil, adalah salah satu langkah pihaknya dalam memperjuangkan hak para kontraktor Mempawah.

“Kualitas pembangunan dan pendekatan personal memang sangat mempengaruhi ketika sedang dalam proses pelelangan suatu proyek. Namun Pemkab (Pemeri Kabupaten) Mempawah juga harus memberikan pembinaan, dan persaingan secara transparan, agar tiada dusta diantara kita,” ungkap dia.

Dirinya menuturkan, pihaknya akan selalu siap menjembatani antara Pemkab dengan para perusahaan – perusahaan yang ada di Kabupaten Mempawah.

“Dan mudah-mudahan dalam pembinaan yang dilakukan oleh Bupati, kita diberikan ruang untuk dapat berkompetisi dengan baik,” pungkasnya./*

(Viky)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *