Sungai Sepulau Air Mengalir ke Desa Peniti Diduga Tercemar Limbah CPO

Terlihat air kotor dan berwarna hitam. / mus
Terlihat air kotor dan berwarna hitam. / mus

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU-Keluhan masyaratkat di Tiga (3) antaranya, desa Peniti, desa Esalang dan desa Tintin boyok serta dusun-dusun yang berada di sekitar wilayah tersebut. Keluhan warga bukan tanpa lasan. Pasalnya, masyarakat sangat merasakan tidak enak dan kecewa dengan keadaan lingkungan yang tercemar oleh limbah CPO kelapa sawit perusahaan MJP.

Sementara Limbah yang mengalir ke sungai-sungai yang merupakan air sungai tersebut untuk kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat desa.

Dampat limbah CPO terlihat mencemari dan mengalir ke Sungai, apalagi Sungai Sepulau yang setrusnya mengalir ke desa Peniti. Bahkan terlihat air sangat hitam, dengan bau yang tak sedap dan kotor sekali.

Sungai yang tercemar./ms
Sungai yang tercemar./ms

Akibatnya, banyak ekosistem kehidupan yang mati, bahkan tanaman padi manjadi tidak subur.

Sejumlah wartawan yang tergabung di Sekadau, ( IWAS ), mendatngi kantor MJP, melakukan konfirmasi kepada karyawan perusahaan tersebut yang bernama M Isorfil membantah, kami perusahaan sudah sepuluh tahun di sini, ini baru ada keluhan masyarakat ikan-ikan banyak mati, cetusnya.

Masih menurut karyawan, limbah kami tidak sampai ke sana dan hebat benar limbah kami sampai desa Peniti, kilahnya.

Ini tidak masuk akal sedangkan ikan yang mati daerah hilirnya orang-orang daerah dekat sini tidak ada yang mengeluh, tegasnya kepada awak media.

Untuk mencari kebenaran, para wartawan menelusuri sungai, ternyata air sungai terlihat hitam dan kotor. Kuat dugaan karena limbah CPO

Salah satu warga desa Tintin Boyok yang bernama pak Donat yang berhasil ditemui keluhkan air tercemar limbah.

Kepada wartawan Pak Donat, mengatakan dulu airnya bersih tidak seperti begini, hitam, kotor dan berbau. “ Ini baru satu Perusahaan yang berada di Hulu Sungai belum lagi dua atau tiga bisa jadi air di Sungai tidak dapat digunakan,” imbuhnya kesal.

Jika masalah ini tidak segera di tanggapi oleh Instansi terkait dan Pemkab setempat tidak menutup kemukinan limbah-limbah akan mencemari lingkungan.

Menurut Kades Peniti, pernah menemukan ikan-ikan mati akibat limbah CPO, katanya menduga.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diingini terjadi, sabaiknya masalah ini segera ditanggulangi dan diatasi./ mus


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *