Situasi Pandemi COVID-19 Wali Kota Depok Keluarkan SE Dalam Kegiatan Kurban

PKP ! KOTA DEPOK — Dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Adha Tahun 1441 H Tahun 2020, masih situasi pandemi Covid-19. Pemerintah Kota Depok, mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Depok Nomor 443/287/Huk/DKP3 tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban Dalam Situasi Wabah Bencana Non Alam Corona Virus Disease atau Covid-19.

“Artinnya, dengan dikeluarkan SE tersebut mengatur tentang protokol penjualan hewan kurban, penyembelihan hewan kurban dan pendistribusian hewan kurban dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Adha Tahun 1441 H,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris,
Rabu (24/6/2020), di Balaikota Depok, Jawa Barat.

Dia menjelaskan, bahwa di dalam pelaksanaan penjualan dan pemotongan terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan. Terutama yakni, lapak penjualan hewan kurban. Kemudian, pemotongan hewan kurban. Serta tata cara pelaksanaan kegiatan kurban tersebut.

“Jadi pada intinya, penjabat Lurah setempat di himbau harus melakukkan pemetaan wilayah dalam rangka melokalisir tempat lapak penjual hewan hewan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19, kebersihan, ketertiban dan keamanan,” jelas Idris.

Dia juga mengingatkan, bagwa lokasi yang dilarang untuk dijadikan tempat pejualan hewan kurban yakni jalan, trotoar, jembatan penyeberangan orang, pinggir rel kereta api dan bantaran sungai.

“Jadi yang terpenting, izin lapak berjualan hewan kurbannya harus dikeluarkan oleh camat, berdasarkan rekomendasi lurah, dan berlaku mulai tanggal 26 Juni sampai 8 Juli. Bahkan juga, dikuatkan dengan surat pernyataan tanggung jawab penuh dari pemilik hewan,” imbuh Idris.

Idris juga menyampaikan data terbaru penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak 6 kasus. Berasal dari Lembaga Biologi Molekular Eijkman sebanyak 2 kasus, 2 kasus merupakan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan 2 kasus dari Laboratorium Klinik Prodia.

“Sementara dengan kasus yang sembuh hari ini bertambah 9 orang, sehingga total yang sembuh mencapai 465 orang atau persentase kesembuhan mencapai 63,3 persen. Jadi, trend angka kesembuhan dari waktu ke waktu menunjukkan trend yang cukup baik, dengan jumlah kasus yang sembuh terus meningkat. Secara kuantitatif angka kesembuhan tersebut,” pungkas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok itu.

FALDI


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *