Simulasi dan Pelatihan Pemadam Kebakaran

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( SEMUDUN)  – Simulasi dan Pelatihan Pemadam Kebakaran di Puskesmas Semudun adalah dalam rangka
untuk mewujudkan komitmen zero accident (meminimalisir kecelakaan kerja), Puskesmas Semudun Kecamatan Sungai Kunyit Kabupayen Mempawah, yang mempunyai program SMK3L (Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan).

Salah satunya yaitu bekerja sama dengan Badan Pemadam Api Mempawah (BPAM) mengadakan simulasi dan pelatihan pemadam kebakaran.

Adapun kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan secara berkala yaitu 1 tahun sekali, yang pada tahun ini diselenggarakan pada tanggal 8 Oktober 2018 di halaman Puskesmas Jl. Jurusan Singkawang-Mempawah.

Pelatihan ini di selenggarakan untuk memberikan pengetahuan dan keahlian tentang teknik-teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran di tempat atau di lingkungan kerja. Pelatihan ini diikuti baik oleh kepala puskesmas maupun seluruh karyawan tanpa kecuali.

Pihak BPAM Budiono Goy yang memberikan pelatihan mengatakan simulasi pemadam kebakaran ini terlaksana dengan kerjasama pihak Puskesmas Semudun dengan BPAM.

Ini kali pertama puskesmas di kabupaten mempawah melaksanakan simulasi kebekaran ini.Kata Budiano Goy sebelumnya Pihak BPAM juga sudah melakukan sosialisasi di PT. Uni Coco,tbk.

Diakhir kegiatan simulasi ini pihak BPAM berharap agar program baik ini dapat diikuti oleh puskesmas-puskesmas lainnya sebagai bentuk antisipasi terjadinya kebakaran secara tiba-tiba dan kita jangan panik jika terjadi kebakaran dan kita dari BPAM mengapresiasi kegiatan ini, jelas Budiino kepada awak media. (Selasa 8/10/2028).

Mengawali simulasi semua pegawai puskesmas dikumpulkan terlebih dahulu kedalam ruangan untuk diberikan penjelasan tentang hal hal yang berkaitan dengan kebakaran dan solusi awal penanggulangan kebakaran.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Puskesmas Semudun Sri Lestari, Amd.Keb, dan sangat berharap agar simulasi dan pelatihan kebakaran ini dapat memberikan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi seluruh pegawai puskesmas jika terjadi sewaktu waktu kebakaran. Selain itu Kepala Puskesmas  berharap program ini berkelalanjutan, “ungkapnya./ist.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *