Simpang Pemda Ibarat Terminal

PKP-SEKADAU, Komplain dari masyarakat ataupun pengguna jalan yang mengeluhkan arus lalu lintas di kawasan komplek perkantoran Pemkab Sekadau-Jalan Sekadau-Sintang KM 9, terganggu akibat maraknya kendaraan-kendaraan ekspedisi yang parkir tepat di persimpangan jalan. Namun, sampai detik ini belum ada respon dari pihak-pihak bersangkutan.

 Truk bermuatan  sedang parkir.(yhy-pkp)

Truk bermuatan sedang parkir.(yhy-pkp)

Masih saja terlihat truk-truk besar dengan muatan berat terparkir tak beraturan di muka kantor Pemkab. Para sopir truk-truk ini tidak peduli jika kendaraan mereka mengganggu arus lalu lintas. Mungkin karena tak pernah ditegur atau ditertibkan. Yang mengherankan, pihak-pihak yang berkompeten menegur atau menertibkan seolah tak peduli dengan hal ini. Apa harus ada korban terlebih dahulu ?

Salah seorang warga yang hendak berurusan ke salah satu instansi di lingkungan Pemkab Sekadau, Midun, mengaku terganggu dengan banyaknya truk yang parkir di jalan masuk perkantoran. Menurut Midun, selain mengganggu lalu lintas, pemandangan itu juga tak sedap di mata.

“ Terganggu juga mau masuk kesini karena banyak truk yang parkir. Apalagi parkirnya bahkan mendekati jalan masuk. Akibatnya pandangan kita jadi terbatas. Kalau dilihat pun kurang tertib. Kok jalan masuk ke perkantoran pemerintah banyak truk parkir, memangnya terminal,” keluh Midun ketika dijumpai di lingkungan perkantoran Pemkab Sekadau beberapa hari lalu.

Menurut ayah empat anak itu, sebaiknya ada tindakan dari instansi terkait agar arus lalu lintas dari dan menuju perkantoran Pemda bisa berjalan lancar dan tertib. Mengingat tingginya volume kendaraan yang keluar masuk komplek perkantoran Pemkab dengan berbagai urusan, Midun tidak memungkiri potensi kecelakaan jika tidak segera dilakukan penertiban di persimpangan.

“ Setiap hari banyak kendaraan yang keluar masuk. Bukan tidak mungkin terjadi kecelakaan karena jarak pandang terbatas akibat tertutup kendaraan angkutan yang parkir, terutama saat mau masuk ke komplek perkantoran. Apalagi disini lalu lintas ramai. Jangan dibiarkan lah,” ujar Midun.(Yahya)