Silat Bukan Untuk Jago-Jagon, Tetapi Melatih Jasmani Dan Rohani

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( Kubu Raya ) – Bupati Kubu Raya Rusman Ali menghadiri acara ulang tahun Perguruan Pencak Silat Wekasan Suprih Ngudi Tunggal ke 40 dengan memgusung tema semangat kebersamaan dan rasa memiliki kita galang persatuan demi keutuhan perguruan pencak silat wekasan Suprih Ngudi Tunggal.

Bupati Rusman Ali mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan sangat mendukung keberadaan perguruan tersebut sebagai sarana untuk mengekspresikan diri anak-anak didiknya dengan kegiatan yang positif.

Dikatakan Rusman Ali perguruan pencak silat tersebut yang bermula dari Desa Jawa Tengah dan Desa Tebang Kacang. Untuk itu, dengan latihan pencak silat, diharapkan anak-anak yang tergabung dalam perguruan supri ngudi tunggal dapat mengembangkan bakat, yang dimiki sekaligus melatih disiplin, membangun kebersamaan dan silaturahmi serta mewujudkan kepribadian yang bermartabat, bermoral dan berakhlak mulia.

“Kita sangat mendukung kegiatan seperti ini. Dengan adanya kegiatan perguruan pencak silat ini menjadi sarana bagi anak-anak kita dalam mengisi waktunya secara positif,” ujar Rusman Ali.

Rusman Ali menilai dengan keberadaan perguruan Wekasan Supri Ngudi Tunggal ini semakin maju. Sebab keberadaan perguruan Wekasan Supri Ngudi Tunggal adalah utamanya untuk kebersamaan.
Perguruan tesebut tidak hanya mendidik jasmani anak-anak yang bergabung didalamnya, melainkan juga kehidupan kerohanian pengikutnya juga mendapat perhatian.

“Kita tau bahwa perguruan ini tidak untuk jago-jagoan. Tetapi untuk membangun kebersamaan dan prestasi yang berkualitas. Filosopinya juga adalah untuk membangun jiwaraga yang sehat dan berakhlak,” tutup Rusman Ali.

(Viky)

Foto Rusman Ali Bupati Kubu Raya / Humas KKR / POSTKOTAPONTIANAK.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *