Senen Maryono  Merespon Positif Kebijakan Tersebut Kendati Sifatnya Hanya Sementara.

www.postkotapontianak.com SINTANG. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BOS Reguler.

Dalam Permendikbud tersebut, Kemendikbud menghapus ketentuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). NUPTK merupakan salah satu syarat bagi guru honorer untuk dapat menerima gaji dari penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Akan tetapi kebijakan tersebut hanya bersifat sementara dan diberlakukan selama masa darurat pandemi virus corona atau COVID-19.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi C DPRD Sintang, yang pernah menjabat Ka. Disdik Sintang, Senen Maryono  merespon positif kebijakan tersebut kendati sifatnya hanya sementara.

“Syukurlah Kementerian Pendidikan membuat kebijakan tersebut walaupun hanya sementara diberlakukan selama masa darurat pandemi virus corona atau COVID-19,” ungkapnya kepada Media melalui pesan whatsapp, Jumat (17/4/20).

Menurut Senen, pemerintah dengan kondisi seperti sekarang ini, sangat tepat jika mengeluarkan kebijakan yang pro dengan rakyat yang terdampak covid-19.

Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, dalam permendikbud sebelumnya, yakni Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BOS Reguler, pembayaran gaji guru honorer dari dana BOS harus memenuhi persyaratan memiliki NUPTK.

“Sekarang kita ubah selama masa darurat Covid-19, dilepas ketentuan harus memiliki NUPTK. Tapi guru honorer yang bisa menerima gaji dari dana BOS tetap harus tercatat di dapodik per Desember 2019. Walaupun syarat NUPTK sudah dilepas sementara, syarat lain tetap berlaku, yaitu bagi guru honorer yang belum mendapatkan tunjangan profesi dan telah memenuhi beban mengajar,” ujar Mendikbud dalam telekonferensi pada Rabu (15/4/20


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *