Sejak Dini, Harus Ditanamkan Bela Negara

WWW.POSTKOTAPONTIANAK.COM

SINTANG-Anggota DPRD Sintang Tuah Mangasih, berharap kepada masyarakat Kabupaten Sintang, agar menanamkan pemahaman bela negara sejak dini,pasalnya dengan kemajuan yang sangat pesat saat ini serta dengan kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi saat ini potensi ancaman yang membahayakan kedaulatan negara serta keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa akan sangat rentan bila tidak cepat diantisipasi,katanya.(14/11).

Bila tidak ditanamkan dalam kehidupan akan berakibat sebagai konflik yang bersifat multidimensi , bentuk ancaman tersebut tidak lagi bersifat konvensional tetapi lebih banyak bersifat nonmiliter yang mempengaruhi pola pikir manusia secara paradigmatis namun dapat ditimbulkan sangat fundamental karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa dan bernegara,ujarnya.

Ia juga mengajak, agar semua anak bangsa bergerak dan bergerak untuk bela negara sesuai dengan bidang pengabdiannya masing-masing dan terpanggil untuk bela negara yang bisa dilakukan oleh seorang guru, tenaga kesehatan, petani, buruh, pegawai negeri sipil, pedagang, pelajar, mahasiswa serta Profesi lainnya.

Dengan kita menerapkan bela Negara itu merupakan wujud nyata kecintaan kepada tanah air ,artinya semangat bela negara harus terus-menerus menyala dan berkobar-kobar serta bisa diwariskan kepada generasi yang akan datang. Hal ini menurutnya merupakan salah satu langkah yang dilakukan untuk menghadapi dinamika perkembangan ancaman nyata maka kualitas sumber daya manusia sangat berperan penting sebagai penentu bagi keberlangsungan hidup bangsa dan Negara,bebernya.

menurut Supri warga Sintang juga mengatakan kalau dengan kita menerapkan bela Negara itu merupakan wujud nyata kecintaan kepada tanah air ,artinya semangat bela negara harus terus-menerus menyala dan berkobar-kobar serta bisa diwariskan kepada generasi yang akan datang, supaya NKRI tetap berjaya, selamanya,harapnya.(MARTIN)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *