SBMI Mempawah dan BP2MI Kalbar Pulangkan Jenazah Buruh Migran Asal Galang Sungai Pinyuh

Poskotapontianak.Com
Mempawah – Isak tangis keluarga pecah saat menyambut peti jenazah Buruh Migran Indonesia (BMI), Rodiyeh alias Ernawati, Sabtu (10/10/2020) sekitar pukul 11.30 WIB dirumah duka di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Almarhum diketahui meninggal dunia Rumah Sakit Deli Serdang, Medan, Sumatera Barat pada 3 Oktober 2020.

Pemulangan jenazah BMI yang bekerja di Malaysia itu difasilitasi oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak yang bekerjasama dengan SBMI Kabupaten Mempawah. Setelah tiba dirumah duka, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga yang diwakili oleh Kepala Desa Galang, Rasidi.

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak, Andi Kusuma Irfandi menceritakan, pemulangan jenazah Rodiyeh bermula dari informasi yang disampaikan SBMI Kabupaten Mempawah.

“Pihak SBMI menyampaikan kepada kami bahwa ada warga Kabupaten Mempawah yang meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Medan. Kemudian, kami berkoordinasi dengan BP2MI Medan. Dan setelah ditelusuri ternyata memang benar informasi tersebut,” terang Andi.

BACA JUGA

Jumat Berkah, Dandim 1201 Ajak Anggotanya Makan Demi Pupuk Kebersamaan

Positiv Covid-19, Ajudan Bupati Mempawah Karantina Mandiri

Forum Lintas Komunitas Peduli Kemanusiaan Sintang Memberikan Bantuan Banjir Di Kecamatan Sepauk

Respon Cepat Koramil 1201-02 Sungai Pinyuh, Bantu Padamkan Kebakaran

Kesal,Toni Pertanyakan Pelayanan pada Ruangan Isolasi RSUD Melawi

Selanjutnya, imbuh dia, BP2MI melakukan prosedur dan mekanisme pemulangan jenazah. Dari Bandara Kuala Namu Medan, jenazah diberangkatkan ke Bandara Soekarno Jakarta dan menuju ke Bandara Supadio Pontianak.

“Dari informasi yang kami terima, almarhum meninggal dunia karena sakit. Namun, kita belum dapat memastikan riwayat penyakit yang diderita almarhum,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua SBMI Kabupaten Mempawah, Eko Setiawan mengungkapkan sejak empat bulan lalu pihaknya mendapatkan informasi tentang almarhum Rodiyeh yang mengalami sakit di Malaysia.

“Di medsos facebook ada postingan tentang kondisi almarhum yang mengalami sakit. Kemudian, kami minta kepada pihak keluarga agar berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk proses memproses pemulangan almarhum dari Malaysia,” jelas Eko.

Namun, sambung Eko, selang beberapa waktu berlalu tak ada komunikasi dan informasi lebih lanjut perihal kondisi almarhum di Malaysia. Hingga awal Oktober lalu pihak keluarga almarhum menyampaikan kepada SBMI Kabupaten Mempawah bahwa almarhum telah meninggal dunia.

“Dari kabar yang kami terima, almarhum ini terbang dari Malaysia ke Pontianak dan transit ke Medan pada 3 Oktober. Namun setibanya di Bandara Kuala Namu Medan, almarhum ini mendadak terjatuh dan dilarikan ke Rumah Sakit Deli Serdang lalu meninggal dunia,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan lokasi jenazah, imbuh Eko, pihaknya berkoordinasi dengan BP2MI Pontianak untuk membantu proses pemulangan jenazah. Hingga akhirnya, jenazah berhasil dipulangkan ke Desa Galang pada Sabtu (10/10/2020).

“Alhamdulillah, pemulangan jenazah bisa kita lakukan walaupun cukup banyak syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi terkait kondisi pandemi Covid-19 ini. Jenazah tiba di Supadio Pontianak pada 08.20 WIB dan langsung dibawa ke rumah duka di Desa Galang untuk diserahkan kepada keluarga,” tukasnya.(Ids/Com).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *