Sawit Menjadi Komoditi Terbesar Di Kalbar

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK -Tanaman kelapa sawit adalah tanaman penghasil minyak per hektar tertinggi dibandingkan semua tanaman penghasil minyak lainnya. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar, Ir Florentinus Anum MSi dalam sambutannya diacara seminar Strategi Pengelolaan Perkebunan Sawit Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan Menuju Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi Hijau Provinsi KalBar yang dihelat di Mercure Hotel, Rabu 1/3/17.

Menurutnya sawit menjadi komoditi terbesar di Kalbar. Perkebunan Sawit pun banyak terdapat di Kalbar. Sehingga tantangan dan kendalanya pun banyak sekali. Sebut saja perusakan hutan dan lapisan ozon, pemusnahan satwa, merusak keseimbangan ekologi, produksi potensial belum tercapai, tenaga kerja terbatas dan biaya.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Provinsi Kalbar Adi Yani, menegaskan bahwa kelapa sawit penyumbang pertama PDRB. Namun disisi lain perkebunan sawit juga merusak hutan dan lingkungan.

Pada lahan perkebunan kelapa sawit tidak semua nya bisa dikelola atau ditanami sawit. Karena dalam lahan tersebut biasanya ada lahan gambutnya. Sebut saja lahan konservasi gambut. Pada lahan itu tidak boleh ditanami sawit.

Dampak negatif yang dihasilkan dari perkebunan sawit salah satunya adalah pupuk/zat kimia. Dari sisi perubahan iklim, pupuk kimia merusak lingkungan. Menghilangkan musuh musuh alami hama dan meninggalkan residu logam berat.

Adi Yani berharap agar penggunaan pupuk organik bisa digunakan di perkebunan kelapa sawit karena pupuk organik sangat ramah lingkungan. (Tri) // foto : seminar Strategi Pengelolaan Perkebunan Sawit Ramah Lingkungan./try //


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *