Sampaikan Data Korban Banjir, Kades Pinta Pemkab Perhatikan Warganya Pasca Banjir dan Drainase Desa Purun Kecil

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH :  Secara dadakan air memasuki wilayah Desa Purun Kecil, Sabtu (05/09/2020), sekira pukul 02.00 wib air luapan dari intemsitas curah hujan yang tinggi sehingga mengenangi rumah warga.

Sontak dapat kabar, Kades Purun Kecil seketika memantau peredaran debit air yang kian lama makin meningkat. Dengan melihat keadaan tidak memungkin, sekita itu mengarahkan warga untuk melakukan evakuasi.

Kades Purun Kecil Zaenol Bahri sampaikan, data terakhir diperoleh berjumlah ada 817 Kepala Keluarga yang terdampak dari banjir dengan jumlah 699 rumah yang terendam oleh banjir di Desa Purun Kecil Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.

“Saat ini senin tanggal 7 September 2020, kami peroleh data berjumlah 2.298 jiwa yang terdampak banjir dengan jumlah 817 kepala keluarga dan 699 rumah yang terendam air, dimana sebelumnya ketinggian air mencapai 50cm hingga 1 meter, dan sekarang berangsur turun mencapai 20cm,” ucap Zaenol Bahri.

Baca juga 

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

Dinsos Provinsi Kalbar Kerahkan Anggota Tagana dan Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Bencana Banjir

Serah Terima Jabatan Kadep Renalog dan Ka LPPM STTAL

Mengaku di Jambret, Modus Seorang Karyawan Ekspedisi di Kota Pontianak Untuk Gelapkan Uang 250 Juta Berhasil Digagalkan Polda Kalbar

Gunakan Speed Boat, TNI-Polri Pantau Banjir di Menukung

Lanjutnya katakan bahwa terjadinya banjir ini merupakan curah hujan yang tinggi saat ini di Desa Purun Kecil, ditambah dengan banjir kiriman dari perhuluan dan naiknya air pasang laut, selain itu juga karena penyempitan disejumlah saluran drainase dan pendangkalan yang terjadi di wilayah Desa Purun Kecil, belum lagi ditambah muara sungai menyempit karena kurangnya aktivitas nelayan saat wabah pandemi covid 19 ini.

“Sangat mengherankan, untuk Desa Purun Kecil bisa dikatakan, bahwa sebelumnya Nihil akan kejadian bencana banjir ini, jadi untuk tahun inilah baru dirasakan, hampir semua warga merasa tidak percaya dengan kejadian ini, seperti biasanya paling hanya sesat banjir ini, itu pun hanya menggenangan pekarangan rumah dan usai beberapa saat genangan air hilang,” jelas Kades Purun Kecil.

“Ada beberapa faktor penyebab terjadinya, yaitu karena curah hujan tinggi, air hujan tumpahan bisa dipredeksikan air tersebut dari perhuluan, menyempitnya muara sungai akibat hutan belukar karena nelayan jarang kelaut, penyempitan normalisasi dan pendangkalan kedalam parit di wilayah Desa Purun Kecil,” jelas Zaenol Bahri.

Sampaikan kembali, bahwa ini akan menjadi agenda bagi Pemerintahan Desa Sungai Purun Kecil kedepan dalam menanggapi bencana banjir dan juga dukungan dari pemerintah kabupaten mempawah dalam mensukseskan program ini kedepannya.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih oleh Pemkab Mempawah atas perhatian dan bantuan yang diberikan, begitu juga dari Pemrop Kalbar melalui Dinas Sosial Kalbar dan Dinas Sosial Pemkab Mempawah yang sudah membantu dengan menerjunkan Anggota Tagana serta Dapur Umum, dan para Donatur yang tak bisa disebutkan satu persatu membantu, semoga amal ibadah hanya Allah SWT yang membalasnya, Aamiin,” harap Kades Purun Kecil./Hary G.

Babinsa Koramil1201-01/Jongkat, Dampingi Bupati Sambangi Warga Terdampak Banjir


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *