Sambangi 4 Kabupaten

DPD – RI sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Sekadau, PostKota Pontianak.com

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Majelis Permusyawarahan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Maria Goreti S.Sos M.Si menjelaskan kehadiran dirinya di Kalimantan Barat dalam rangka mesosialisasikan kepada generasi muda mengenai emapat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Maria Goreti, Anggota DPD dan MPR-RI.(yhy)
Maria Goreti, Anggota DPD dan MPR-RI.(yhy)

“Kami ditugaskan mensosialisasikan 4 model pilar kehidupan berbangsa dan bernegara minimal di empat Kabupaten,kota di Provinsi Kalbar, untuk setiap anggota DPD asal Kalbar,” jelas Maria Goreti kepada sejumlah wartawan dan Demisioner KPU Sekadau,saat menyambangi Kabupaten Sekadau,Jumaat (27/2/2015).

Sosialisasi mengenai empat pilar oleh dirinya di tujukan kepada sekolah-sekolah setingkat SMA sederajat yang difokuskan di Kabupaten
Sanggau.

Kabupaten Sanggau dipilih maria Goreti dikarenakan dirinya mendapatkan data bahwasanya untuk Kalimantan Barat Kabupaten Sanggau setiap tahun menelurkan siwsa-siswi lulusan SMA sederajat terbanyak di Kalimantan Barat.

“Tentunya dalam pembinaan karanter dan moral generasi muda lulusan SMA tidak bisa di akomodir kalbar sendiri,harus dibantu lembaga -lembaga lainya,apa lagi aout-put dari sekolah menengah ini tidak hanya melanjutkan study di Kalbar tetapi juga di luar kalbar,tentunya mereka butuh bekal dalam menjalankan study di luar Kalbar dan jauh dari orang tua,”papar Goreti.

Bekal yan ia maskud adalah  nilai-nilai dasar kehidupan dan landasan negara.sosialisasi pancasila dan Undang-undang dasar 45 bersifat Top
Down.dipilih orang muda sebagai target dikarenakan orang muda perlu di isi dengan nilai-nilai kehidupan bernegara sebagai bekal masa  depan.

“Sekaligus kami ,reses diperlukan karena dari reses mendapatkan informasi dan melihat langsung fakta-fakta di daerah,” ungkapnya.

diakui Goreti,dalam menciptakan karakter generasi bangsa tentunya adanya keterbatasan dalam pengawasan untuk itu peran masyarakat sangat diperlukan. Terlebih dikatakan Maria,dewasa ini,masyarakat sudah pintar dan mengetahui apa kondisi dan kebutuhan rill mereka.

“Kami dipusat khusunya di DPD sedang mengalakan ekonomi kreatif yang hilang dari kementrian.hal ini tidak terakomodir di kabinet jokowi. ekonomi kreatif merupakan hal yang perlu digalakan di masyarakat dikarenakan akan menunjang kehidupan dan perekonomian masyarakat di daerah,”ucapnya.

Di sisi lain,dirnya (Goreti) juga menyinggung mengenai Rasa Nasionalisme di Indonesia saat ini, Diakui Maria dari informasi dan masukan yang ia terima bahwasanya di di daerah sepertinya unsur Pemerintahan belum menyentuh tatanan untuk mensosialisasikan kehidupan Bernasionalime di nagara Indonesia.

Berbagai kondisi rill tantagan bangsa seperti halnya Dekadensi moral ramaja harus diperangi dan ditangani dengan bantuan segala unsur.

“Kalimantan Barat merupakan daerah perbatasan tentunya rawan akan berbagai hal dan pengaruh negatif yang masuk dari luar negara di
perbatasan,” paparnya.

Untuk itu,dirinya berharap agar, unsur pengawasan di dearah baik dari aparat,pemerintah dan dinas isntansi lainya harus di perkuat sehingga potensi-potensi masuknya pengaruh yang negatif dapat di cegah sebelum merusak generasi bangsa.

“Semua pihak harus memberikan penekanan pada generasi muda yang harus di selamatkan untuk indonesia yang baik kedepanya,”ajak Maria.

Diakhir pertemuan dengan. Media massa,Maria Goreti juga membagikan buku dan bahan sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan
Bernegara.(Ya PKP)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *