Rusak : Tepat di Tengah Badan Jalan Lobang Besar

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU- Jalan raya Penghubung Kabupaten Sekadau – Kabupaten Sanggau pada jalur ini mengalami rusak parah. Dengan kondisi jalan hancur yang nyaris memakan korban bagi kendaraan yang melintas. Jika tidak segera

Kondisi jalan yang rusak dan licin./mus
Kondisi jalan yang rusak dan licin./mus

dilakukan perbaikan kondisi jalan akan bertambah berat lagi kerusakannya.

Perlu diketahui bahwa ruas jalan  yang menghubungkan kota Sekadau menuju  Sanggau Kapuas sebetulnya belum begitu lama dibangun. Tapi, sekarang sudah muncul lubang dimana-mana. Terlihat Salah satu titik yang mencolok pada  KM 6 tepat ditinkungan sebelum Desa Esali. Disini, terdapat sebuah lubang besar yang menganga tepat di tengah badan jalan. Karena ukuran lubang cukup besar mengharuskan setiap pengguna jalan yang lewat untuk berhati-hati.

Menurut Yana yang melintas di jalan tersebut mengatakan, Jika kondisi jalan rusak tidak ditangani dan diperbaiki, tidak menutup kekemukina memakan korban. Parahnya lagi, jalan rusak berat seakan dibiarkan terus menerus seperti itu.

Lobang menganga di tengah jalan./mus
Lobang menganga di tengah jalan./mus

“Kalau dalam waktu sebulan ini belum ada upaya perbaikan untuk jalan , saya yakin jalan itu akan semakin hancur dan lubang yang ada akan semakin dalam. Apalagi lalu lintas semakin padat pastinya lebih cepat rusak,” ujar Yana salah penguna jalan raya Senin (15/6/2015).

Dengan nada kesal Yana, yang mengunakan motor menabrak lobang hampir mengalami musibah, masih untung motornya dapat dikendalikan tutur kepada “postkotapontianak.com”.

Terpisah, pemuda Sekadau yang aktif memantau perkembangan pembangunan Sekadau Novefri menilai wajar jika masyarakat bersikap kritis melihat kondisi infrastruktur yang baru seumur jagung namun sudah mengalami kerusakan. “Ya mau menyalahkan siapa, yang penting bagaimana solusinya,” ujar Novi

Menurut dia, kendaraan angkutan TBS perlu diawasi agar tak memuat beban yang melampaui daya tahan jalan. Faktor ini dianggap cukup besar perannya dalam merusak jalan.

Tanpa bermaksud menjustifikasi, tapi sebaiknya diawasi jangan sampai membawa muatan yang melebihi daya tahan jalan,” kata Novi.

Memang benar jika jalan jalur sutera ini tidak di pelihara oleh pihak yang punya wewenang tidak menutup kemukinan jalan ini akan hancur dan tidak bisa untuk akses ekonomi sedang ekonomi kita ibarat telur diujung tanduk. Pastinya arus transfortasi pada jalan ini akan terganggu dan menghambat bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. /mus mussin


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *