Ruas Jalan Nanga Pintas Sayan Longsor Sehingga Membahayakan Setiap Pengguna Jalan

( Foto : Joni melawi, sedang konfirmasi dengan salah satu warga yang melintas di ruas jalan tersebut. )

Melawi – poskotapontianak.com, Minggu tanggal,22 desember 2018 tim media turun langsung melihat kejadian amblasnya badan jalan provinsi yang terletak di Desa Lingkar Indah, Kecamatan Sayan, Melawi, Kalimantan Barat kabupaten Melawi padahal baru sekitar dua bulan lalu selesai di aspal di kerjakan oleh pihak pelaksana yaitu PT. Tehnik Jaya Mandiri nilai kontrak Rp. 12.286.063,-

Akibat curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini, longsor semakin menggerus hampir setengah badan jalan, hingga mengancam keselamatan pengguna jalan bila tidak hati-hati melintas di kawasan tersebut akibat batal

“Amblasnya jalan di akibatkan tergerus longsor ini pun diduga karena tanah timbunan sisi jalan masih labil, terlebih karena tekanan musim penghujan saat ini.

Bila tidak cepat ditangani badan jalan pun terancam putus parah. Menurut warga asal Desa Nanga Sayan, Kecamatan Sayan, Melawi, yang di sapa Atoy masyarakat , badan jalan longsor sekitar puluhan meter itu menjadikan aktivitas warga yang melintas pun cukup terhambat.

Setidaknya ada 4 kecamatan sokan kecamatan kota baru kecamatan Pinoh barat kecamatan Sayan.

Dikatakan Atoy, melintas jalan tersebut apabila tidak segera diperbaiki, maka badan jalan akan semakin panjang tergerus longsor dan terancam putus total, terlebih saat ini masih musim penghujan didaerah tersebut.

Ia pun berharap, Pemprov Kalbar melalui instansi terkait dan pemborong segera melakukan perbaikan sebelum kondisi itu memakan korban jiwa, atoy juga memaparkan pada Wartwan pernah mengusulkan di area tersebut harus di pasang gorong-gorong agar genangan air tidak tertampung sehingga membuat kultur tanah jalan tersebut tidak labil namun pihak pelaksana maupun konsultan tehknis tidak merespon,paparnya.

“Atoy juga mengatakan kalau jalan ini adalah jalur utama menuju daerah perhuluan beliau mengungkapkan, bahwa amblasnya badan jalan tersebut diduga karena tidak dibangun bronjong penahan tanah, karena di sisi jalan ada aliran sungai kecil, sehingga tanah timbunan mudah tergerus air.

“Kata Atoy sebagai warga minta kepada instansi terkait agar segera mengambil langkah karena di khawatirkan jalan tersebut semakin rusak parah.

“Warga lainnya, Saparni, juga selaku pemilik armada angkutan umum mengeluhkan badan jalan Provinsi ini mulai dari daerah Simpang Tahlud hingga menuju Nanga Pintas nyaris mengalami kerusakan akibat terdapat banyak lubang-lubang menganga.

Lanjutnya, bukan hanya di pusat kota ibukota Kabupaten Melawi saat ini badan jalan aspalnya banyak hancur hingga berlubang, namun jalan poros provinsi ini juga aspalnya mulai hancur belubang-lubang, sehingga saat musim hujan menjadi kubangan.

“Akibat jalan yang rusak tersebut kendaraan yang lewat harus hati-hati dan menurunkan kecepatan. Sebab, jika tidak waspada bisa menjadi korban. Akibat tidak ada penanganan yang serius, semakin hari jalan semakin mengalami kerusakan. Kuat dugaan akan  mengancam korban jiwa.

Dia pun berharap kepada Pemprov. Kalbar, melalui bidang terkait untuk tidak membiarkan aspal jalan semakin hancur dan banyak lubang, sehingga pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas.

” Kita berharap sejumlah titik aspal badan jalan yang sudah berlubang-lubang ini segera diperbaiki, karena dikhawatirkan bila tidak segera diperbaiki akan memakan korban jiwa, apalagi jalan provinsi ini banyak berkelok dan naik turun, pungkasnya. /jon!


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *