Rini : Kami Perlu ALKES Lab agar lebih Maksimal

POSTKOTA PONTIANAK

SAMBAS-Disela sela kegiatan serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk di Kabupaten Sambas,salah satu daerah yang dicurigai berpotensi suspeck endemic adalah Kecamatan Tebas, mengingat daerah ini merupakan daerah padat penduduk serta sistem drainasenya masih belum memadai, terang H. Maradi salah satu petugas sanitasi Puskesmas BLUD Tebas.

Staf ahli Bupati Sambas, Chifni.S.SosSampai saat ini penderita Demam Berdarah sudah mencapai 20 orang sedangkan suspek BDB mencapai 30 orang, makanya hari ini serentak dilingkungan masyarakat, perkantoran serta sekolah -sekolah kita laksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, timpal Joni Jufri Kepala Puskesmas Tebas dihadapan Tim PSN yang dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Sambas Chifni.S.Sos, Camat Tebas Sugiartio.SH.MM, Kepala UPT Disdik Tebas Mauludin.Spd, dr. Rini dokter Puskesmas Tebas serta anggota DPRD Sambas Muazah Aladawiyah.

Sementara itu Chifni.S.Sos dalam kunjungannya di ruang rawat inap Puskesmas Tebas meminta masyarakat lebih mewaspadai suspeck BDB, memelihara kebersihan lingkungan dan tetap budayakan kegotong royongan diantara masyarakat.

Dalam dialognya dengan dokter puskesmas Tebas dr. Rini mengungkapkan bahwa alat kesehatan baik sebagai penunjang kerja maupun alat laboratorium dirasa masih banyak yang kurang, dr. Rini meminta agar ada penambahan Alkes untuk Puskesmas ini. Tapi yang penting alat Penyelidikan Epideomologi kalau bias disegerakan,sebab alat ini berperan penting untuk menentukan positif atau tidaknya penyakit seorang pasien.

Segala permasalahan dan keluhan serta harapan baik yang disampaikanoleh petugas Puskesmas,pihak pasien menjadi catatan penting bagi kami dan akan kami sampaikan laporan ini pada Bupati Sambas, terang Chifni.S.Sos yang biasa di panggil Abah ini. “ Harapan kita kedepannya untuk pelayanan kesehatan ini akan semakin membaik dan maju, tentunya kerja sama semua pihak diharapkan terang Abah sembari pamit untuk meninjau lingkungan perumahan warga di Kecamatan Tebas”.(Lukman Hakim)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *