Rayakan Ulang Tahun Senapati Nusantara, Paguyuban Pemerhati Tosan Aji Yogyakarta Potong Tumpeng di Tugu Jogja

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( YOGYAKARTA ) – Ada yang tak biasa di Tugu Pal Putih Jogja atau yang lebih akrab dikenal Tugu Jogja tadi malam (4/10/2017). Ratusan orang tampak mengelilingi tumpeng di depan tugu yang menjadi ikon legendaris kota gudeg ini. Kostum yang dikenakan berbeda-beda, dari kostum tradisional jawa hingga kostum wayang orang. Tentu saja, hal ini menarik perhatian masyarakat yang berada di sekitar tugu.

Rupanya acara ini merupakan syukuran peringatan 1 tahun berdirinya Senapati (Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji) Nusantara yang dilakukan oleh Paguyuban Pemerhati Tosan Aji Yogyakarta (Mertikarta Yogyakarta).

Dalam sambutannya, sesepuh Mertikarta Eko Supriyono (61) menyampaikan rasa syukurnya dalam perayaan tersebut.

“Alhamdulillah hari ini tepat 1 tahun berdirinya Senapati Nusantara. Kami dari Mertikarta bangga menjadi bagian dari organisasi nasional ini. Senapati Nusantara meski baru berumur 1 tahun namun mampu menggerakkan berbagai paguyuban di daerah di Indonesia untuk berkegiatan dan mempopulerkan tosan aji kepada masyarakat. Kami memanjatkan doa agar upaya baik Senapati Nusantara yang sudah bergerak memajukan dunia tosan aji Indonesia bisa terus berlanjut”, tutur Eko Supriyono.

Rangkaian acara syukuran 1 tahun Senapati Nusantara ini dibuka dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pemotongan serta penyerahan tumpeng. Dalam kesempatan itu, mewakili Senapati Nusantara hadir Wakil Sekjend Senapati Nusantara, Nurjianto yang menerima tumpeng dari Paguyuban Mertikarta.

Wasekjend Senapati Nusantara Nurjianto sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Paguyuban Mertikarta dalam  memperingati 1 tahun berdirinya Senapati Nusantara.

“Yogyakarta punya sejarah penting bagi Senapati Nusantara. Di kota inilah Musyawarah Agung Senapati Nusantara dilakukan bulan februari lalu. Kota ini merupakan kota perjuangan, masyarakatnya pejuang, termasuk Paguyuban Mertikarta yang merupakan pejuang dan pelestari budaya tosan Aji di Yogyakarta. Pemilihan tugu ini sebagai lokasi perayaan juga tepat. Tugu ini merupakan simbol Manunggaling Kawula-Gusti yang melambangkan semangat persatuan antara rakyat dan penguasa (raja). Belajar dari ini, semoga filosofi tugu ini juga menyertai Senapati Nusantara. Senapati Nusantara mampu mewujudkan diri sebagai wadah persatuan semua pecinta tosan aji nusantara. Semangat persatuan melalui gerakan bersama para pelestari tosan aji inilah yang kami harapkan bisa terus disemai dan digelorakan kepada seluruh anggota Senapati Nusantara di manapun berada untuk memperjuangkan dan melestarikan tosan aji nusantara.” Pungkas Nurjianto yang akrab dipanggil Gus Poleng ini./(unggul/PKP). // Foto Istimewa //.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *