Ratusan Relawan Gurka Depok Kecewa Terhadap Ridwan Kamil

KOTA DEPOK – Ratusan Relawan Gerakan untuk Ridwan Kamil (GURKA) di wilayah Kota Depok kecewa dengan pembubaran relawan sepihak tanpa ada koordinasi dan informasi langsung ke pengurus lain di 27 Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat (Jabar).

“Kami jelas kecewa dengan pengurus pusat GURKA Jabar dibawah mantan Ketua Umum Purwalaksana yang membubarkan organisasi relawan hanya melalui WA ke seluruh pengurus GURKA di 27 Kabupaten dan kota se Jabar, ” ujar Sekretaris Gurka Kota Depok, Andi Rudini Lumban Gaol didampingi Ketua Gurka Adi Supriyanto beserta anggotanya, kepada pewarta Sabtu (20/7/2019), dirumah rindu Cilangkap Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, bahwa kekecewaan tidak hanya terhadap pembubaran relawan GURKA oleh mantan Ketua Umum melalui WA saja, tambah dia, namun juga ke Gubernur Jabar Ridwan Kamil setelah terpilih sama sekali tidak dapat berkomunikasj dengan relawan pendukungnya saat kegiatan Pilkada Jabar beberapa waktu lalu.

“Artinya, ini terkesan ribuan relawan GURKA di 27 kabupaten dan kota se Jabar terkesan ‘Habis Manis Sepah Dibuang’. Ratusan bahkan ribuan harapan yang di sampaikan atau ditampung relawan GURKA dari masyarakat Jabar sampai sekarang tidak bisa tersalurkan ke Gubernur Jabar sesuai janjinya,” tutur Andi.

Andi juga menjelaskan, bahwa jangankan hanya menyampaikan aspirasi masyarakat untuk komunikasi biasa antar relawan GURKA melalui WA ke Gubenur Ridwan Kamil sama sekali tidak ditanggapi. Kendati, keberadaan relawan GURKA Kota Depok secara resmi dilantik di rumah Rindu, tanggal 10 Maret 2018 dihadiri Ridwan Kamil.

“Yang jelas pembubaran relawan GURKA dilakukan sepihak tanpa koordinasi dengan pengurus lain di 27 Kabupaten dan Kota. Bahkan, pengurus GURKA di Jabar dalam waktu dekat akan berkumpul dan menentukan sikap kelanjutan program kedepannya,” jelasnya.

Andi menambahkan, bahwa kenapa kita melakukan hal ini, keluar dari barisan Ridwan Kamil. Salah satu alasannya ya itu tadi. kedua juga terkait sama halnya juga untuk menguatkannya terkesan selama ini program-program Gubernur Jawa Barat terkesan hanyalah pencitraan di media sosial.

“Namun faktanya tidak seperti yang didengung-dengungkan ini perbedaan prinsip diantara kita itu beberapa alasan dan masih ada beberapa alasan yang lainnya sebenarnya itu terkait alasan kami mengadakan konferensi pers ini,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Gurka Kota Depok, Adi Supriyanto menambahkan, bahwa untuk langkah ke depan mungkin kami akan coba konsolidasi terhadap Gurka lainnya, karena kita kan ada di 27 Kabupaten Kota. Selanjutnya, perwakilan dari pusat presidium mungkin bisa melakukan komunikasi terkait hal ini yang mudah-mudahan ini menjadi bahan evaluasi Gubernur.

“Artinya, ini jangan dianggap ini kita sebagai musuh, tapi ini justru kritikan yang membangun masukan untuk pak gubernur itu kira-kira jumlah anggotanya ada sekitar 100 ribu dan ada di semua Kecamatan. Bahkan, kita ada dari 11 Kecamatan di Kota Depok ini,” ujarnya.

Menurutnya, bahwa ini saya nyatakan adalah keputusan sepihak oleh eks Ketua Umum bukan dari kita anggota-anggota logikanya bagaimana mungkin hanya seorang ketua umum bisa membentuk suatu organ relawan kan begitu tanpa melibatkan kita ini mengambil keputusan hanya sepihak.

“Jadi, seharusnya berkoordinasi terlebih dahulu barulah dibubarkan. Tapi tanpa ada rapat koordinasi baik di tingkat pusat maupun kita, tiba-tiba muncul ada pernyataan oleh ketua umum di Bandung,” tuturnya.

Adi menambahkan, bahwa setiap programnya kitapun tidak pernah dilibatkan. Seperti, kemarin Gubernur berkunjung ke Depok, Gukar tak pernah dilibatkan, bahkan sama sekali tidak ada komunikasi sedangkan dia tahu kita pendukungnya, apa salahnya sih sejam dua jam untuk datang ke sini meluangkan waktunya untuk menyapa pendukungnya.

“Jadi ini yang sangat kita sayangkan, bahkan diperkuat juga dengan pernyataan dari mantan Gubernur Jawa Barat, bapak Solihin juga, bahwasannya sulitnya untuk melakukan komunikasi dengan gubernur sekarang ini,” pungkasnya.

FALDI


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *