Pusat Perbelanjaan di Depok Bersiap Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru

PKP ! KOTA DEPOK – Pemerintah Kota Depok mulai melakukan peninjauan pada sejumlah tempat ibadah, Pusat Perbelanjaan atau Mall jelang diberlakukannya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Bahkan, pemerintah setempat sudah mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan kriteria proporsional. Usulan ini pun telah disetujui oleh Gubernur Jawa Barat, dan mulai berlaku selama 14 hari kedepan atau dari 5 Juni 2020 hingga 19 Juni 2020.

“Jadi, dalam PSBB Proporsional tersebut diberlakukan protokol sesuai Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 46 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB secara proporsional sesuai level kewaspadaan kabupaten/kota sebagai persiapan pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, dimana Kota Depok ditetapkan pada level kewaspadaan 3 (kuning).

“Artinya, beberapa aktifitas sosial akan mulai dibuka dengan pengaturan dan protokol yang ketat, diantaranya di rumah ibadah, aktifitas di pusat-pusat ekonomi, dan lain-lain,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris usai meninjau langsung persiapan AKB di pusat sejumlah tempat perbelanjaan, di Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, bahwa untuk mall khususnya sudah disepakati oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) paling cepat bisa dibuka secara keseluruhan pada 16 Juni 2020. “Tapi kita lihat perkembangan, mudah-mudahan angka reproduksi efektif kita tetep di bawah satu sampai tanggal 16, atau 14 hari sejak tanggal 2 Juni ini,” tutur Idris.

Dia menjelaskan, bahwa dari pantauan saat ini, secara umum mall sudah siap melakukan kegiatan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Di antaranya makan di tempat dengan tetap jaga jarak, mengenakan masker, dan membawa hand sanitizer.

“Artinya, kemudian kita lihat yang pengunjungnya paling besar dari sisi menengah ke bawah, ITC paling besar, ke atasnya Detos kita akan lihat seperti apa. Margocity sudah kita dapat laporan bagus. Nah ini daerah-daerah perbatasan belum ini, tapi kita lihat secara fisik sudah siap,” jelas Idris.

Idris juga mebgingatkan, bahwa meski secara persiapan sejumlah mall telah dianggap bisa beroperasi secara keseluruhan besok, namun nyatanya belum bisa. “Kita melihat tren dari reproduksi efektif bisa di bawah satu. Jakarta saja sejak 25 Mei sudah dibawah satu, nah Depok masih diatas satu. Artinya, kalau Jakarta baru buka mall tanggal 16, Depok harusnya lebih,” imbuh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok itu.

FALDI


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *