Presiden Jokowi dan Wapres JK Akan Meletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus UIII

DEPOK – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama  Wakil Presiden Jusuf Kalla direncanakan melakukan peletakan batu pertama pada pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di lahan RRI, Jalan Juanda, Depok, pada Kamis (21/12), mendatang.
Presiden dan Wapres RI hadir dalam peletakan pembangunan  Universitas Islam Internasional Indonesia lahan seluas 15 hektar dari 142 hektar dilahan Eks RRI Jalan Pemancar Cimanggis, Kelurahan Cisalak, Sukmajaya Kota Depok, Jawa Barat itu akan di bangun Universitas Islam Internasional Indonesia.
“Benar kami meninjau langsung ditempat pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia ini. Karena dilakukan untuk memantau semua persiapan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada hari kamis (21/12) yang akan dihadiri langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
“Jadi, saya hadir disini sebagai Ketua Panitia dalam acara nanti. Sebab, peletakan batu pertama akan dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden langsung,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Syafruddin, kemarin saat memantau lokasi lahan eks RRI di Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jabar.
Menurutnya, bahwa perlu diketahui pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia ini merupakan mimpi besar pemerintah Jokowi – JK yang ingin membangun Universitas Islam sekelas Internasional. Oleh karena itu anggaran untuk pembangunan ini semua dibiayai oleh negara. “Artinya, kita ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa di Indonesia juga memiliki Universitas Islam terbesar yang tujuannya membentuk peradaban Islam yang rahmatan lil alamin,” tutur Syafruddin.
Sementara itu, Professor Qomarudin menambahkan, bahwa pembangunan Universitas Islam Indonesia akan menghabiskan anggaran 400 miliar untuk anggaran awal. Dana awal pembangunan ini sekitar 400 miliar yang sudah disiapkan.
“Sedangkan luas lahan eks RRI ini kurang lebih 142 hektar. Namun untuk lahan yang dijadikan tempat untuk pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia tersebut seluas 15 hektar. Jadi lahan RRI ini dibutuhkan  hanya seluas 15 hektar yang akan kita pakai,” ujarnya. / Faldi.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *