Pramuka Indonesia Tanda Tangani MOU dengan U-Report Global di Korea Selatan

 Laporan Langsung dari Korea Selatan

Konferensi Pramuka Se-Asia Pasifik

kwarnas-gwang-ju

GWANG-JU—Kwatir Nasional Gerakan Pramuka di bawah kepemiimpinan Adhyaksa Dault terus melakukan terobosan untuk meningkatkan kinerja dan perannya di masyarakat. Kali ini, masih dari Korea Selatan, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan U-Report Global Management  dari World Organization of Scout Movement (WOSM) menandatangani kerjasama pelaksanaan program berbasis teknologi digital U-Report di Kimdaejung Convention Centre, Gwang-ju, Korea Selatan (7/11).

Kerjasama itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Kwarnas, Ahmad Rusdi, dan Moses Engadu, koordinator U-Report Global Management.

U-Report merupakan sistem teknologi komunikasi berbasis digital yang bertujuan untuk menyerap dan mengangkat sebanyak mungkin suara anak muda guna mengangkat berbagai macam isu dan problematika yang ada di masyarakat.

Di Indonesia, fitur U-Report saat ini berbentuk akun Twitter dan SMS.  Aplikasi untuk telepon seluler pintar juga tersedia untuk siste operasi android dan IoS (Apple). Diimplementasikan pertama kali di Uganda, U-report adalah gagasan UNICEF dan kemudian berkembang pesat berkat kerjasama dengan Gerakan Pramuka Dunia (World Orgnization of The Scout Movement).

“Program ini bisa menjadi saluran komunikasi bagi anggota Pramuka untuk menyampaikan informasi, opini dan pandangannya tentang berbagai hal. Tidak sekadar memanfaatkan teknologi digital, U-report juga bisa dipakai untuk melindungi anak-anak, mempromosikan hak mereka, serta melibatkan mereka dalam proses pengambilan kebijakan publik,” tandas Ahmad Rusdi.

Acara penandatanganan MoU dilakukan di ruang pameran Indonesia dan disaksikan secara langsung oleh para delegasi Konferensi Organisasi Pramuka se-Asia Pasifik (Asia Pasific Regional Scout Conference), 3-8 November 2015. “Kami sepakat dengan semangat kerjasama ini, karena arti penting dan urgensi U-report. Ini moment yang sangat bersejarah dari sebuah proses yang masih panjang,” tambah Ahmad Rusdi yang juga terpilih sebagai anggota komite APR Scout 2015-2021.

Moses sendiri menunjukkan rasa senangnya setelah MOU ini ditandatangani. Menurutnya, dengan jumlah anggota Pramuka yang besar, program ini juga akan besar dampak dan pengaruhnya. Hadir dalam penandatangan MOU ini antara lain beberapa anggota delegasi Pramuka Indonesia seperti  Wakil Ketua Kwarnas, Susi Yuliati, dan beberapa Andalan Nasional seperti Arie Rukmantara, Luqman Hakim Arifin, Indo Reyano Samili, Brata Tryana Hardjosubroto, Rio Ashadi, Ahmad Mardiyanto,  dan Adilla Yuswanti./ *

 Luqman Hakim Arifin

Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *