Pradi: Sebelum Imabauan BPIP Sudah Lakukan Gerakan Menanam Sayuran

KOTA DEPOK- PKP : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dihimbau kepada masyarakat untuk menanam sendiri komoditas hortikultura seperti sayuran. Sebab, stok pangan merupakan salah satu kekhawatiran dalam situasi pandemi Covid-19.

Dengan begitu, mereka setidaknya bisa meminimalisir kekurangan pangan. Terutama dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berksala Besar (PSBB), hal tersebut cukup mempengaruhi rantai distribusi seperti komoditas hortikultura (sayuran dan buah-buahan).

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna menyebutkan, bahwa sebelum imbauan tersebut disampaikan, dirinya sudah lebih dulu melakukannya ketika pandemi Covid-19 ini belum semasif seperti sekarang.

“Artinya, saya sudah meminta kepada warganya untuk menanam sayuran. Jadi, gerakan menanam tanaman pangan ini sudah kami gagas sebulan lalu. Bahkan, kami juga bagikan bibit kepada masyarakat, dan Alhamdulillah sekarang sudah panen di beberapa tempat. Salah satunya di Cipayung sekarang ini,” ujar Pradi Supriatna.

Dia menjelaskan, bahwa bantuan bibit yang diberikannya seperti, kangkung, sawi, terong, dan bayam. Dan, ini rata-rata umur sayuran yang dipanen kurang dari dua bulan. Sebab, dengan semakin terbatasnya akses publik terhadap pasar, maka menanam sendiri merupakan solusi yang terbaik.

“Jadi saat ini, dirinya sudah membina banyak kepala keluarga, yang tersebar se-Kota Depok. Selain itu, apa yang dilakukannya tak lepas dengan kekhawatirannya akan kecukupan gizi masyarakat,” jelas Pradi.

Pradi mengakui, bahwa kita memang dihadapkan pada situasi dilematis, minimal yaitu dengan mengoptimalkan lahan di pekarangan, atau lahan-lahan kosong lain, dengan begitu warga bisa terbantu.

“Jadi, saya berharap gerakan menanam sayuran ini terus digelorakan warga Depok. Karena, saya juga yakin semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya pangan bergizi seperti sayur, maka kebutuhan warga bisa tercukupi khususnya Depok ini,” imbuh orang nomor dua di Kota Depok itu./*

(FALDI)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *