POLSEK TOHO DAN TNI AD YON 643 WANARA SAKTI MENGGEREBEKAN PETI DENGAN MENYITA BARANG BUKTI PENAMBANG

 

 

Mempawah – Jajaran Reserse Kriminal Polsek Toho membabat habis segala aktivitas pelanggaran Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Divisi 1 Desa Pentek Kecamatan Sadaniang Kabupaten Mempawah, Kamis (19/07/2018).

Aksi ini dilakukan sekaligus menjawab surat yang disampaikan PT Palm Agro Makmur (PAM), pada Rabu (18/07/2018) sebelumnya, terkait permintaan bantuan penertiban lokasi PETI yang sudah meresahkan.

Petugas menyita barang-barang yang digunakan para penambang.
“Penertiban tambang emas ini dilakukan bersama sama dari pihak TNI AD YON 643 Wanara Sakti,” ujar PAUR Humas Polres Mempawah, IPDA Imam Widhiyatmoko dalam keterangan persnya, Jumat (20/07/2018).

( foto dok humas polres mempawah ).

Penertiban ini melibatkan sebanyak 18 personel. 15 personel diantaranya dari TNI AD YON 643 Wanara Sakti, sebanyak tiga personel dari Polsek Toho, diantaranya: AIPDA A. Nurdin, AIPDA Sugeng DAN Bripka Hendrayani dan beberapa karyawan PT PAM.

Motor yang diduga milik penambang yang tinggal kabur.
“Pelaksanaan penertiban ini dimulai dari jam 11.00 Wib sampai dengan jam 19.00 Wib,” katanya.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan anggota polisi dari lokasi berupa : 2 ( dua) alat mesin dompeng, 2 (dua) mesin pompa air berikut selangnya dan 7 (tujuh) unit sepeda motor tanpa identitas yang diduga milik penambang.

Petugas turut menyita dua set lengkap mesin pompa air. “Pada saat tim ke TKP para pekerja pada berlarian. Dalam pelaksanaan, situasi aman terkendali,” ujarnya./ rls/HG.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *