POLSEK PİNYUH RİNGKUS PENGEDAR NARKOBA

MEMPAWAH- Sungai Pinyuh masih menjadi wilayah dengan jaringan narkotika terbesar di Kabupaten Mempawah. Tak sedikit bandar dan pecandu narkotika yang telah diringkus polisi, namun peredaran gelap barang haram itu seakan tak pernah musnah. Rabu (21/3) sekitar pukul 16.30 WIB, polisi menangkap pengedar narkotika diwilayah itu.

Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol Sunaryo membenarkan keberhasilan anak buahnya mengungkap jaringan naroba diwilayah kerjanya. Kali ini, pelaku berinisial MR alias Rizal Gagap (19) warga Gang Api-Api, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang mengaku resah dengan maraknya penyalahgunaan narkotika dilingkungan masyarakat Gang Api-Api. Bermodalkan laporan itulah, petugas melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan pelaku pengguna barang haram itu.

Setelah beberapa waktu melakukan penyelidikan, petugas pun mendeteksi keberadaan MR yang diduga memiliki dan menyimpan narkotika jenis shabu. Dipimpin oleh Panit II Reskrim Polsek Sungai Pinyuh, Ipda Karnita Pujiant dan anak buahnya melakukan pengintaian terhadap aktivitas MR.

Tak mau buruannya lepas, petugas pun dengan sabar menunggu waktu yang tepat untuk meringkus MR. Petugas berharap mendapatkan barang bukti kepemilikan shabu dari tangan pria berambut panjang itu. Hingga akhirnya sekitar pukul 16.30 sore, petugas pun mendapati MR sedang lengah.

Petugas pun langsung melakukan penyergapan dan menangkap MR. Tanpa melakukan perlawanan, MR pasrah ketika digeledah oleh petugas. Dari penggeledahan itu, polisi mendapatkan barang bukti narkotika jenis shabu sebanyak tiga paket narkotika shabu seberat 0,70 gram.

Barang bukti lain yang ditemukan petugas yakni bungkus kantong plastik transparan yang belum digunakan, perlengkapan penggunaan narkotika, uang tunai Rp 150 ribu dan lainnya. Usai digeledah, pelaku dan barang bukti narkotika miliknya diamankan di Mapolsek Sungai Pinyuh untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kini, MR pun mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Sungai Pinyuh.

“Kami senantiasa mengharapkan kerjasama dari masyarakat untuk melaporkan keberadaan jaringan narkotika dilingkungannya. Sebab, penyalahgunaan narkotika di Sungai Pinyuh sudah sangat mengkhawatirkan dan mengancam kelangsungan hidup generasi muda,” tegas Kapolsek sembari mengajak masyarakat untuk berkomitmen memerangi peredaran gelap narkotika diwilayah hukum Polsek Sungai Pinyuh./ar1-LN/rls.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *