Polres Sekadau Amankan Pengedar Narkotika beserta BB

Tersangka Nadin diamankan di Mapolres Sekadau dan Barang Bukti 24 Paket Narkotika, Henfon dan uang dari tersangka Nadin.

POSTKOTA PONTIANAK.COM-SEKADAU

“Angkat Topi” dan dua jempol patut di berikan kepada Jajaran Kepolisian Resor Sekadau, unit Reserse Narkotika. Sabtu (21/2/2015) pukul 21.00 wib, Satgas Reserse Narkotika Polres Sekadau mengamankan Nadin, pengedar Narkotika asal Kabupaten Sanggau di kawasan terminal Sekadau.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 31 Paket Narkotika jenis sabu-sabu, 24 diantaranya paket besar dan 7 lainya paket kecil diamankan petugas dari Nadin.

Petugas amankan pengedar dan barang bukti.(yhy pkp)
Petugas amankan pengedar dan barang bukti.(yhy pkp)

Kapolres Sekadau AKBP. Muslikhun melalui Kasat Reserse Narkotika AKP. Poerba menceritakan, kronologis penangkapan kepada Nadin dimulai sejak minggu lalu, dimana petugas mendapatkan informasi bahwasanya Nadin dan rekanya FN, merupakan pengedar Narkotika Jenis Sabu.

Dilanjutkan dengan  lidik oleh petugas dengan jalan melakukan kontak telfon via hand phone kepada Nadin dan menyamar menjadi pembeli dari Kabupaten Kapuas Hulu.

” Disepakati transaksi dilakukan di Kabupaten Sekadau dengan cara Petugas yang menyamar menunggu di Kabupaten Sekadau dan kedua pengedar mengantarkan ke Sekadau,” ungkap Purba menjelaskan.

Aksi mulus  Nadin, berakhir Sabtu malam, ketika ia dan FN dan datang ke Sekadau dengan mengunakan satu unit sepeda motor Ninja 250 Cc warna Hitam menuju kawasan terminal.

Petugas yang melakukan penyamaran melakukan pengintaian di kawasan terminal dan jalur sutra Sanggau-Sekadau. Sayangnya, saat akan di tangkap,FN  sempat melarikan diri, sedangkan Nadin berhasil diamankan dari saku Nadin petugas mendapati Narkotika Jenis sabu sebanyak 24 Paket sedangkan di saku celana didapati 7 paket Hemat sabu di dalam kotak rokok dunhil warna Hitam.

” Total barang bukti yang diamankan sebanyak 31 Peket atau sekitar 25 gram dengan berat bruto 38 Gram. Dengan nilai rupiah dari Barang Bukti diperkirakan Rp.40.000.000 juta rupiah/lebih,” kata Perwira tiga balok di pundaknya itu.

Dilanjutkan Purba, untuk tersangka yang melarikan diri akan di lakukan pengembangan dan pengejaran.

” Sedangkan tersangka yang ditangkap akan dikenakan pasal 114 yunto Pasal 112 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika degan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun serta denda 1 Milyar rupiah,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Sekadau, Rupinus SH M.Si. mengapresiasi kinerja kepolisan resor Sekadau yang sudah berhasil menangkap pelaku pengedar Narkotika di wilayah hukum Kabupaten Sekadau.

” Dari beberapa kasus yang ditangani kepolisian Sekadau diketahui pengedar Narkotika berasal dari luar Kabupaten Sekadau, untuk itu harus diwaspadai adanya peredaran Narkotika dari orang-orang luar yang masuk ke Kabupaten Sekadau,” ujar Rupinus.

BNK secara umum menghimbau kepada masyarakat untuk menjauhi Narkoba. ” Bagi para orang tua agar selalu mengawasi anaknya jangan sampai terlibat dengan narkoba, kita juga  minta kepada para  Camat dan Kades untuk menghimbau warganya supaya jangan terjebak untuk menggunakan, menjual narkoba dan sejenisnya,” pesan Rupinus.

Apresiasi kinerja kepolisian Resor Sekadau juga dilontarkan, Muslimin Anggota DPRD Kabupaten Sekadau.

” Kita mengapresiasi kinerja kepolisian Resort Sekadau yang berhasil menangkap bandar dan pengedar Narkotika di wilayah hukum Kabupaten Sekadau. Dengan adanya kasus penangkapan dalam jumlah barang bukti bersakala besar menunjukan kerawanan peredaran Narkotika di Kabupaten Sekadau,” kata Muslimin.

Untuk itu selaku wakil rakyat dan dirinya, mengharapkan peran semua pihak baik pemerintah daerah, masyarakat dan petugas Kepolisan saling berkordinasi dalam memberantas peredaran Narkotika dikarenakan Narkotika merusak generasi bangsa.

” Beberapa kasus Narkotika juga diketahui sudah sampai pada tingkat Kecamatan dan Desa yang menunjukan bahwa peredaran Narkotika oleh para pengedar tidak hanya difokuskan di Ibu Kota Kabupaten, namun juga warga di Kecamatan dan Desa yang harus di waspadai bersama,”sambung politisi partai Golkar itu.(Yahya PKP)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *