Polres Metro Jakut Amankan 20 Orang Kedapatan Berkumpul Ditengah Penerapan PSBB

JAKARTA, PKP – Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 20 orang karena kedapatan berkumpul di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait pencegahan virus corona (Covid-19).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, 20 orang tersebut diamankan setelah polisi menjalankan patroli selama dua hari, yakni pada hari Sabtu (4/4/2020) dan hari Minggu (5/4/2020) dini hari.

Patroli tersebut juga dimaksudkan untuk menindak orang-orang yang masih tak mengindahkan himbauan pemerintah aturan yang ada terkait pencegahan Covid-19 ini.

“Pemerintah sudah menetapkan melalui Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar.” Jelas Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (6/4/2020).

Mereka dengan sengaja masih berkumpul, masih berkerumun, masih tidak mengindahkan aturan pemerintah terkait dengan PSBB ini,” imbuhnya Kapolres. Hasil patroli tersebut, polisi mendapati masih adanya warga yang sengaja berkumpul dan beraktivitas tanpa menaati aturan PSBB yang salah satunya ialah physical distancing.

Ada 20 orang yang kami amankan dari tiga tempat berbeda di sekitaran Jakarta Utara.

Titik pertama yang disasar adalah sebuah tempat fitness yang masih saja beroperasi meskipun sudah dilarang. Dari sana, anggota Polres Metro Jakarta Utara mengamankan enam orang termasuk pemilik tempat fitness tersebut, terang Kapolres.

“Kita mengamankan dari tempat gym tersebut ada enam orang, termasuk salah satu di antaranya adalah pemilik yang tetap masih membuka lokasinya,” kata Kombes Pol Budhi.

Kemudian dia mengundang ataupun ada orang yang datang melaksanakan kegiatan yang ada di lokasi gym tersebut, imbuhnya.

Polisi juga mengamankan delapan orang yang kedapatan berkumpul di pinggir jalan. Delapan orang tersebut kedapatan tengah mengonsumsi minuman keras ketika didatangi polisi. “Sebagian anak muda ini tanpa memperhatikan keselamatan dan keamanan dirinya maupun orang lain. Mereka berkumpul dan minum-minuman keras,” ucap Kombes Pol Budhi.

Titik terakhir yang disasar adalah sebuah hotel di bilangan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi mendapati bahwa kafe yang ada di hotel tersebut masih saja beroperasi dan menjual minuman keras meskipun sudah diimbau untuk tutup. Kata Kapolres. (red/mam/wan)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *