Polres Mempawah Kawal Pemulangan Jenazah 1 Orang PDP Asal Kab. Landak

Poskotapontianak.com
Mempawah – Tim Gugus Tugas Penanganan Cepat Covid-19 Kabupaten Mempawah, drg Mukhtar Siagian mengungkapkan, bahwa 1 pasien PDP yang dirawat oleh RSUD dr Rubini Mempawah meninggal dunia, berinisial S (63) jenis kelamin laki-laki, warga Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak. Selasa (07/07/2020).

“Statusnya PDP Covid-19, dan telah menjalani perawatan di RSUD dr Rubini Mempawah kurang lebih 7 hari,” jelasnya.

Disampaikan oleh Mukhtar, pasien mengalami sakit dengan gejala batuk dan sesak nafas, melalui pemeriksaan intensif oleh tim medis RSUD dr Rubini Mempawah, dan mendapat hasil pengecekan dan ditetapkan statusnya menjadi PDP serta menjalani perawatan di ruang isolasi.

“Setelah beberapa hari menjalani perawatan, pasien bersangkutan dinyatakan meninggal dunia. Pasien sudah dilakukan swab, tinggal menunggu hasilnya. Namun, pasien sudah lebih dulu meninggal,” paparnya.

Lebih jauh, Mukhtar memastikan pengurusan jenazah PDP berinisial S ini dilakukan sesuai protap Covid-19. Selanjutnya, jenazah dibawa ke salah satu tempat pemakaman di Kecamatan Sompak untuk dikebumikan.

“Untuk pengantaran jenazah PDP ini, tim gugus tugas berkoordinasi dengan Polres Mempawah, dan mendapat respon positif bahwa tim medis akan mendapat pengawalan pengantara jenazah ke tempat pemakaman di Kecamatan Sompak Kabupaten Landak, sebelum keberangkatan pihak Tim Gugus Tugas juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Landak,” tegas Mukhtar.

Dalam tempat yang terpisah, ditemui Kapolres Mempawah AKBP. Tulus Sinaga S.I.K. MH., sampaiakan bahwa Polres Mempawah dihubungi oleh Tim Gugus Tugas atas meninngalnya 1 PDP asal Landak, dan pihak RAUD dr. Rubini meminta bantuan untuk pengawalan pemberangkatan jenazah PDP berinisial S asal Kecamatan Sompak Kabupaten Landak.

Lanjutnyanya, Pengawalan dari tim Polres Mempawah bergerak sekitar pukul 12.30wib, ambulance yang mengangkut jenazah dari RSUD dr Rubini Mempawah diberangkatkan menuju ke lokasi pemakaman.

“Berdasarkan data dari RSUD dr. Rubini Mempawah bahwa S pertama kali masuk RSUD dr Rubini pada Minggu tanggal 28 Juni 2020, setelah dilakukan diagnosa awal, bahwa diyakini menderita sakit hepatitis dan BAB darah,” jelas Kapolres.

“Kemudian dilanjutkan dengan menjalani rapid test, pasien berinisial S ini reaktif, sehingga dirawat di ruang isolasi RSUD dr Rubini dengan status pasien dalam pengawasan (PDP). Sesuai protap yang ada, SM juga diambil sampel swab,” ucap Kapolres.

Sekitar sepuluh hari mengalami perawatan intensif, kondisi kesehatan SM memburuk. Meski Tim Medis RSUD Mempawah telah berupaya maksimal, tapi Tuhan yang menentukan. Tadi pagi (07/07), sekitar pukul 09.30, S dinyatakan meninggal dunia.

Setelah dilakukan pemulasaran, Tim Medis RSUD dr Rubini berencana membawa pulang jenazah untuk dimakamkan di lokasi pemakaman di Kabupaten Landak beserta tim khusus perawatan Covid-19.

“Setelah mendapat permintaan bantuan pengamanan dari Tim RSUD dr Rubini, maka petugas kami langsung berkoordinasi dengan Anggota Polres Landak terkait proses pemakaman pasien berinisial S,” jelas Kapolres.

Pukul 12.30 WIB, rombongan ambulan yang membawa jenazah SM berangkat dari RSUD dr Rubini Mempawah menuju Kabupaten Landak dikawal lima anggota Sabhara dipimpin IPTU. Gatot Purwanto.(GN/DN).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *