Pohon Tumbang, Akses Jalan Trans Kalimantan Terputus

BACA JUGA

Farabi A Rafiq: Partai Golkar Gas’full Menangkan Pradi-Afifah

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes. Pol. Komarudin Tegaskan Dugaan Kasus Pencabulan di Proses Secara Transparan dan Profesional

 Tiga Pilar Rawabuaya Operasi Yustisi

Himbau dan Gunakan Masker Sat Binmas Polres Metro Jakarta Barat Sosialisasi Protokol Kesehatan

WNA Pencari Suaka Asal Iran Di Ringkus Polisi Saat Memesan Sabu Di Palmerah Jakbar

POSTKOTAPONTIANAK.COM

KUBU RAYA : Akses jalan Trans Kalimantan tepatnya didepan Kantor Camat Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, mendadak terputus, Minggu (20/9/2020) sore. Gara-garanya terjadi musibah pohon tumbang yang menutup akses jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dilapangan, tumbangnya beberapa pohon besar di wilayah tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 Wib akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. “Derasnya hujan ditambah terjangan angin yang sangat kuat mengakibatkan beberapa pohon tumbang,” kata Fransiskus, warga setempat.

Akibatnya, ungkap Fransiskus, akses jalan Trans Kalimantan terputus sementara dan sempat menimbulkan kemacetan. Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Kubu Raya dan kepolisian serta beberapa relawan tampak bahu membahu mengevakuasi pohon tumbang. “Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Waspadai Cuaca Ekstrem Kalbar
Sementara itu, menurut Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Nanang Buchori, tercatat hingga hari Minggu (20/9) rata-rata wilayah Kalimantan Barat sudah 5 hari tidak hujan. Titik panas yang mengindikasikan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan terus meningkat.
Kurangnya hujan 5 hari terakhir ini diduga dipengaruhi oleh dampak tidak langsung adanya Badai Tropis “NOUL” di belahan bumi utara. “Saat ini Badai Tropis tersebut telah melemah dan menjauh dari wilayah Kalimantan Barat. Pola sirkulasi angin pada ketinggian 3.000ft saat ini mulai mendukung pembentukan awan penghujan di wilayah Kalbar,” paparnya.

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

Lebih lanjut diungkapkannya, diprakirakan hujan sudah mulai turun di sebagian wilayah Kalbar bagian barat dan utara mulai sore hari ini. Diprakirakan hujan akan turun di sebagian besar wilayah Kalbar mulai tanggal 20 September 2020. Sehingga diprakirakan hari ini, tanggal 19 September 2020 masih berpotensi terjadi peningkatan titik panas. Potensi karhutla mulai dominan kategori aman diprakirakan mulai tanggal 20 September 2020.

“Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan oleh hujan yang disertai petir dan angin kencang seperti pohon tumbang, jalan licin dan sebagainya. Waspadai potensi angin kencang terutama pada siang hingga sore hari di pesisir barat Kalbar,” pungkasnya. (kliwon)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *