PLN Matikan Aliran Disaat Sholat Jumat

Reporter : Devi Lahendra

PONTIANAK ! POSTKOTAPONTIANAK.com — Tanpa PLN sudah tidak lagi memandang waktu pemadaman, yang membuat berang para pelanggan diwilayah Kota Pontianak, pasalnya pemadaman aliran listrik oleh PLN seakan tak memiliki jadwal yang mungkin terlebih dahulu disampaikan kepada para pelanggan.
Suasana Sholat Jumat Di Masjid Raya Mujahidin Pontianak./ foto : Devi Lahendra
Suasana Sholat Jumat Di Masjid Raya Mujahidin Pontianak./ foto : Devi Lahendra

Dengan berbagai macam dalih, PLN membenarkan diri atas tindakan pemadaman yang sudah menjadi aktivitas rutin diwilayah Kota Pontianak sejak akhir tahun 2015 hingga awal tahun 2016 pemadaman masih terus berlangsung yang tak mengenal waktu, bahkan yang lebih parahnya lagi pemadaman dilakukan saat Sholat Jumat berlangsung.

“Parah PLN seperti ini, sudah tidak mengenal waktu pemadaman lagi. Jika memang mau mematikan listrik lepaskanlah dulu kami umat Islam Sholat Jumat. Mereka yang diluar agama Islam saja masih menghormati kita yang sedang menunaikan Sholat Jumat,  ” ucap Ismail, salah satu jamaah Masjid Raya Mujahidin Pontianak, saat ditemui usai melaksanakan Sholat Jumat, Jumat (15/1/16).

Dikatakan Ismail, mereka yang ada di jajaran PLN semua orang berpendidikan dan memiliki agama, tapi justru dengan tanpa beban mereka mematikan aliran di saat Sholat Jumat sedang berlangsung.

“Luar biasa parah PLN, imam baru mengangkat takbir, di saat itu pula aliran listrik mati. Biasa dipikirkan masjid sebesar ini dengan jamaah yang penuh dari bawah sampai lantai atas, akibat matinya aliran listrik jamaah yang dilantai bawah tidak dapat mendengarkan imam yang jauh di atas. Saya rasa pemadaman listrik yang dilakukan PLN sudah benar-benar diambang batas kesabaran dan ditambang batas kewajaran, ” tukas Ismail sedikit menggumam./*


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *