Petani Padi Gadu Kubu Raya Tagih Janji Jokowi

POSTKOTAPONTIANAK ! KUBU RAYA-Janji Presiden Jokowi untuk membantu Petani Kabupaten Kubu Raya Rp. 1.200.000 per hektar melalui program optimalisasi lahan penanaman Padi Gadu di tahun 2015, sampai saat ini belum terealisasi,Sabtu (13/06) .

Gabungan Kelompok Tani Sri Rahayu./dhany
Gabungan Kelompok Tani Sri Rahayu./dhany

Menurut Ketua Gabungan Kelompok Tani Sri Rahayu Anung Supandi, Dinas pertanian Kubu Raya melalui Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sudiono, SP, menganjurkan setiap kelompok tani membuka rekening paling lambat bulan Februari 2015 lalu, karena dana bantuan tersebut akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing kelompok tani.

Namun setelah rekening dibuka, sampai bulan Juni ini belum 1 rupiah pun dana bantuan untuk penanaman padi yang ditanam di ujung musim hujan, untuk dapat dipanen pada masa musim kemarau itu, masuk ke rekening.

Upaya menanyakan anggaran dari pusat itu sudah berkali-kali dilakukan Anung dan wakilnya Sri Rahayu Zaelani, baik ke Dinas Pertanian Kubu Raya maupun Dinas Pertanian Provinsi, tapi tidak pernah mendapatkan jawaban pasti.

Penerima Penghargaan dari Gubernur Kalbar sebagai Ketua Gapoktan Terbaik itu berharap anggaran optimalisasi lahan penanaman padi yang hanya dapat ditanam pada daerah yang irigasinya baik atau dekat sumber air itu, cepat dikucurkan. Karena di tahun 2015 ini belum pernah ada bantuan dalam bentuk apapun dari Dinas Pertanian Kubu Raya.

“Ditambah lagi dengan langka-nya pupuk bersubsidi di distributor. Karena penanaman sudah dilakukan, terpaksa kami membeli pupuk non subsidi dengan harga 2 kali lebih mahal, 250 ribu rupiah,” pungkas Anung./SKR


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *