Pertemuan Dengan Perusahaan PT Mitra Nusa Sarana

WWW.POSTKOTAPONTIANAK.COM

Dalam kegiatan tersebut pembahasan tentang Ekspose Pengelolaan Usaha Lahan Berkelanjutan Bupati Sintang, mengatakan wajar ada TREK OFF tawar menawar dari antara berapa luasan lahan yang bisa direkrut pihak Perusahaan ke Masyarakat diantara berupa luasan lahan yang digarap kebun, berapa luas lahan konservasi yang harus kita jaga, tetapi juga ada mana yang sebenarnya, NKT tetapi masyarakat mengikatnya, masyarakat meminta nya agar jangan sampai lahan empat hektar lebih, Kemudian terjadi terintefekasi empat ribu lebih yang nilai konservasi tinggi pertanian kita dalam Pergub dalam kementan itu termasuk dalam areal HGU itu nilai hekkon NKT konservasi yang tadi itu harus masuk di HGU yang dibebaskan oleh perusahaan sehingga bertanggung jawab bersama antara Perusahaan dan masyarakat serta Pemerintah untuk menjaganya karna kalau itu dilepaskan dari HGU kembali menjadi punya masyarakat nanti mereka tidak mau diajak nilai Konservasi tinggi dari lahan lama, jadi betapa Perusahaan harus berkorban juga, dan empat ribu gak boleh dikebun luar biasa.
Penyampaian dari Bapak Mulyadi dari Dinas Penataan Ruang dan pertanahan kami sangat menyambut baik bahwa ada penyusunan NKT karna tentu ini sangat membantu kami dalam penditelan terkait dengan ruang-ruang yang ada pada wilayah kita, ada beberapa hal yang terkait sebagai masukkan dan saran tentang penyusunan yang pertama, kita harus sepakat dulu apakah luasan PT MNS ini sebesar 18.000 sekian itu, kita sepakati kleir, karna ada beberapa hal yang ada permasalahan disana, misalnya terkait konsensi lain apakah ini kita ini kita pertimbangkan contohnya begeni bahwa pada area PT MNS izin lokasi itu ada konsensi pertambangan, apakah konsensi pertambangan ini kita abaikan atau kita perhitungkan konsensi itu karna ada luasan-luasan yang bisa kami sampaikan, karna ada dua konsensi pertambangan ada pada izin lokasi saya belum teliti apakah, siapakah yang lebih dulu karna pertambangan dan perkebunan itu dibolehkan tapi ada proses administrasi sesuai dengan PERK, PPN ATM, jika siapa yang lebih dulu, jika lebih ada yang muda dulu, bearti harus ada persetujuan dulu.
Kedua kalau kita melihat indentifikasi nya kami selalu berharap bahwa indentifikasi terhadap kawasan atau, pusat pemukiman, atau Desa kita selalu mengedentifikasi terhadap lokasi kondisi ekstetif kita memperkirakan perkembangan setiap tahun dari pusat kegiatan itu karna kami berharap pusat kegiatan itu dihitung dua puluh tahun perkembangan nya, kalau sekarang Desa itu luasannya seandinya seratus ha, kalau kita liat penduduknya berapa kita bisa hitung seriesnya kalau dua tahun itu bseperti apa, kemudian juga kita harus mengakomoder areal perusahaannya karna masyarakat pasti meminta itu ujarnya

Penulis yefta k.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *