Pertanyakan TPG : Anggota Komisi C DPRD Sekadau Kunker Kemendikbud

Anggota Komisi C DPRD Sekadau Kunker./ ms
Anggota Komisi C DPRD Sekadau Kunker./ ms

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU-Anggota komisi C DPRD Sekadau saat kunjungan kerja ke Kemendikbud beberapa waktu lalu, hal tersebut dalam rangka memperjuangkan pencairan Tunjangan Profesi Guru agama katolik di kabupaten Sekadau yang jumlahnya mencapai 1,3 milyar.

Dimana sejak tahun 2013, TPG yang menjadi hak para guru tidak kunjung cair. Parahnya lagi, TPG berlanjut hingga tahun 2014.

Jika diestimasi, tunggakan tunjangan untuk yang belum dibayarkan sejumlah milyaran rupiah. Tentunya jumlah yang cukup besar.

Angin segar datang bagi guru-guru agama Katolik se-Kabupaten Sekadau. Apa yang ditunggu-tunggu selama bertahun-tahun akhirnya punya titik terang.

Diperkirakan 181 guru agama katolik dan PNS Pemda dan 23 guru PNS Kementrian agama yang masih belum mendapatkan tunjangan tersebut.

Selain itu, masing-masing guru dengan nilai tunjangan yang berbeda. Ada yang diatas 2 juta dan bahkan mencapai 4 juta rupiah. “ Para guru sangat berharap TPG tersebut, karena merupakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga,”.

Setelah sekian lama dinanti, kabar baik akhirnya tiba. Dari hasil kunjungan kerja komisi C DPRD Kabupaten Sekadau ke Kementerian Pendidikan baru-baru ini diperoleh kabar yang menyatakan TPG di Kabupaten Sekadau akan dicairkan dalam waktu dekat. ‘Kami menemui Dirjen Bimas Katolik langsung, Bapak Eusabius Binsasi. Beliau menyatakan TPG guru agama katolik di Sekadau akan dicairkan bersamaan APBN Perubahan, lebih kurang bulan september-oktober tahun ini,” ya, kita tunggu realisasinya,” ungkap Ketua komisi C DPRD Sekadau, Drs Paulus Subarno MSi, (11/5/2015).

Kemendikbud sendiri mengalokasikan anggaran sebesar 4,275 milyar rupiah dalam APBN untuk kabupaten Sekadau di tahun 2015 ini. Uang sebanyak itu sebagian dialokasikan untuk menutupi tunggakan TPG guru agama katolik yang belum terbayarkan sejak dua tahun lalu.
“Ya bayar tunggakannya dari situ, lainnya untuk operasional dan keperluan lain. Mudah-mudahan tidak meleset,” harap Drs Paulus Subarno MSi salah satu Dewan yang ramah dan murah senyum biasa dipanggil akrabnya dengan sebutan Ngah./mus

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *