Peringati Hari Lahir Pancasila, Satgas Pamtas Yonif R-641 Ganti Bendera di Monumen Tugu Pancasila Jagoi Babang

PKP ! BENGKAYANG – Senin, (01/06/2020) Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 641/Beruang melaksanakan kegiatan Karya Bhakti dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020 bersama instansi pemerintah dan masyarakat perbatasan di Monumen Tugu Pancasila Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19, warga masyarakat perbatasan dan lintas instansi melaksanakan kegiatan Karya Bhakti dengan sederhana dan tetap mengikuti protokol Covid-19. Semua yang berpartisipasi dengan sadar menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Mulai dari menjaga jarak dan mengenakan masker saat melaksanakan aktivitas.

Karya bhakti dimulai dengan membersihkan rumput dan sampah sekitar monumen Tugu Pancasila, dilanjutkan mengganti bendera yang sudah mulai pudar warnanya. Bahkan sebagian bendera talinya sudah hilang dan rusak.

Sebagai puncak kegiatan dilaksanakan pengibaran bendera merah putih pada tiang utama dengan upacara sederhana yang diikuti oleh semua intansi pemerintah dan perwakilan masyarakat Jagoi Babang.

Camat Jagoi babang, Ibu Radid, menyampaikan ucapan terima kasih atas prakarsa Satgas Yonif R 641/Bru menyelenggarakan kegiatan karya bhakti tersebut. “Saya berharap kegiatan karya bhakti ini dapat diadakan setiap tahun guna menjaga dan merawat monumen tugu Pancasila,” ujar Radid.

“Indonesia adalah untuk kita semua dan Pancasila adalah pilar rumah kita,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut Komandan SSK ll, Kapten Inf Miftahul Khoiron, mengatakan bahwa Pancasila adalah pondasi dasar berbangsa dan bernegara. “Didalamnya ada Bhinneka Tunggal Ika yang menyatukan berbagai suku, agama, kebudayaan maupun ras. Hal ini sesuai dengan tema hari lahir Pancasila tahun ini yaitu “Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju”.”

Jagoi Babang merupakan kecamatan perbatasan RI-Malaysia dimana masyarakatnya terdiri dari berbagai macam suku, agama, budaya serta ras. Namun, semuanya bisa bersatu dalam wadah Pancasila.

Walaupun peringatan Hari Lahir Pancasila ditetapkan sebagai hari libur nasional, namun masyarakat tetap semangat untuk memperingatinya ketika diajak untuk bersama-sama melaksanakan karya bhakti./*

(R641/Bru)

IG : postkotapontianak_

FB : Postkota PontinakaCom

TW : @PKPNews


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *