Penyuluhan Bahaya Laten Narkotika di Sekadau Sukses

POSTKOTAPONTIANAK.COM

SEKADAU-Penyelengaraan penyuluhan Narkotika dan Lalu Lintas yang dirangkai dengan berbagai kegiatan hiburan dengan hadirnya sederetan artis dan selbriti Nasional dalam rangkaian Hut Kabupaten Sekadau XI tahun 2014, berlangsung selama dua hari.

Hut Kabupaten Sekadau meriah.(yahya)Kegiatan dihelat di terminal Lawang Kuwari, Sabtu (13/12/2014), pukul 19.30  sampai dengan 22.00wib dan Minggu 14 Desember 2014 Pukul 06 sampai dengan 10.00wib.

Hadir dalam kegiatan. Wabup,Rupinus SH,M.Si, Sekda Drs.Yohanes Jhon,MM, para asisten Bupati, Ketua DPRD Sekadau Albertus Pinus SH M.MH
, Deputi Penindakan BNN, DR.Victor Pujiadi Brigadir Jendral. Pabung Kodim 1204 Sangau-Sekadau Mayor Azis CAJ, Panitia, tamu undangan, Tomas, Toga dan 2000 masyarakat yang terdiri dari Pelajar, unsur PNS, TNI dan Polri mengikuti kegiatan tersebut.

Bupati Sekadau yang diwakili Sekda Drs.Yohanes Jhon MM mengatakan, Narkotika adalah zat yang berasal dari tanaman baik sintetis maupun non sistesis (tanaman maupun bukan tanaman) yang dapat menyebapkan penurunan kesadaran, hilangya rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan dan menumbuhkan rasa percaya diri.sehingga penguna menjadi ketergantungan pada zat adiktif tesebut.

“Bahaya Narkotika saat ini menjadi momok menakutkan bagi anak bangsa, dan Kabupaten Sekadau yang sudah berusia 11 tahun diharapkan dapat
menghasilkan bibit-bibit muda yang berkwalitas dan bukan yang mengkonsumsi Narkotika,”ujar Sekda Yohanes Jhon.

Narkotika dikatakan Sekda, merusak kesehatan manusia, baik fisik,prilaku dan tindakan.Secara aspek hukum,bahwa dalam waktu dekat di tingkat naional bahwa hukum sudah akan dilakukan hukuman mati bagi pengedar Narkotika sampai ke daerah-daearah. Remaja yang terpengaruh
Narkotika sebagian besar tidak mendapatkan perhatian orang tua,tidak mendapatkan bimbingan agama,dan tidak mau ditegur/di nasehat.
Anak-anak muda yg berkumpul tanpa kontrol akan rentan pangaruh narkotika.

Lebih jauh Jhon menjelaskan,pada umumnya usia remaja 13 sampai dengan 17 Tahun akan menghadapi massa rentan pengaruh Narkotika karena massa usia mencari jati diri.

” Secara umum kondisi penguna narkotika lebih rentan menjadi penderita HIV/AIDS dikarenakan pengunaan jarum suntik narkotika yang merasuk
kedalam darah.untuk itu generasi muda sebagai tonggak negara harus dijaga dan di pantau dalam perkembanganya sehingga menjadi remaja yang
akan mengisi pembangunan dan negara kedepanya,” papar dia.

berdasarkan data Polres Sekadau tahun 2013 sampai dengan 2014,indikasi penyalahgunaan narkotika cukup tinggi dimana tahun 2013 terdapat 5  kasus degan 6 tersangka. 2014,  terdapat 5  kasus dengan 6 tersangka. Selain itu juga ditemukan indikasi penguna zat adiktif lem (ngelem).pada

Kegiatan dirangkai dengan penyuluhan Bahaya Narkotika secara hiburan oleh DR.Victor Pujiyadi Brigadir Jendral,Deputi Pencegahan. BNN
Indonesia dengan topik : Pencegahan,pemberantasan,Laghun dan Peredaran Gelap Narkoba.sedangkan,Minggu 14 Des 2014,pukul 06.00wib sampai degan 10 wib, diadakan kegiatan Jalan santai dan penyuluhan bahaya Narkotika.(Yahya Iskandar)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *