Penyelesaian Batas Perumnas IV Harus Berpegang pada Dasar dan Aturan

Kepala Desa Ampera Raya Kec Sungai Ambawang Kab Kubu Raya Junaidi Raja, bersama Kepala Dusun, Ketua BPD beserta tokoh masyarakat melakukan audiensi dengan Camat Sungai Ambawang./kli
Kepala Desa Ampera Raya Kec Sungai Ambawang Kab Kubu Raya Junaidi Raja, bersama Kepala Dusun, Ketua BPD beserta tokoh masyarakat melakukan audiensi dengan Camat Sungai Ambawang./kli

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! KUBU RAYA-Perjuangan Pemerintah Desa Ampera Raya untuk mendapatkan penegasan batas wilayah khususnya Dusun II Perumnas IV kian gencar dilakukan. Belum lama ini Kepala Desa Ampera Raya Kec Sungai Ambawang Kab Kubu Raya Junaidi Raja, bersama Kepala Dusun, Ketua BPD beserta tokoh masyarakat melakukan audiensi dengan Camat Sungai Ambawang guna menyamakan persepsi sekaligus mencari jalan agar permasalahan batas wilayah tersebut dapat segera dituntaskan dengan prinsip-prinsip keadilan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Camat Su-ngai Ambawang M. Jaini, S.Sos, M.Si, mengapresiasi upaya Pemdes dan tokoh masyarakat Desa Ampera Raya dalam upaya penyelesaian batas wilayah Dusun II Perumnas IV tersebut. Apalagi masalah ini berpengaruh penting terhadap pengeluaran nomor induk desa pemekaran tersebut oleh pemerintah pusat.

M. Jaini, selaku camat menegaskan kalau wilayah Perumnas IV benar-benar masuk dalam wilayah Desa Ampera Raya Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Adapun dasar dari hal tersebut antara lain Kartu Tanda Penduduk/KK warga Perumnas IV, Perjanjian akad kredit warga Perumnas IV dengan Perum Perumnas, Sertifikat Rumah Warga Perumnas IV, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Izin SIUP, SITU serta bukti pendukung lainnya. “Dasar aturan harus menjadi landasan Pemrov Kalbar maupun pemerintah pusat untuk menetapkan batas wilayah Perumnas IV ini,” ujarnya, sambil berjanji akan terus berupaya mencari jalan agar persoalan ini dapat cepat diselesaikan.

Sementara itu Kepala Desa Ampera Raya Junaidi Raja, bertekad untuk terus memperjuangkan agar persoalan batas wilayah Perumnas IV cepat selesai dan wilayah tersebut tetap menjadi bagian wilayah dusun Desa Ampera Raya. Untuk itu dia mengharapkan Pemkab Kubu Raya maupun Pemrov Kalbar dapat duduk satu meja membahas kembali penyelesaian masalah tersebut.

Lambannya penegasan batas wilayah Perumnas IV, kaka Junaidi, jelas berpengaruh terhadap hak Pemerintah Desa Ampera Raya untuk memperoleh nomor induk desa. Akibatnya sesuai dengan amanat Undang-Undang yang berlaku, Desa Ampera Raya belum mendapat bantuan Pembangunan fisik dari APBN.

Tak ketinggalan Kepala Dusun II Perumnas IV Muhdar Alkap, mengatakan lambanya penegasan batas wilayah Perumnas IV ini, kini wilayah tersebut tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah. Rusaknya infrastruktur, terutama jalan dan fasilitas penunjang lainnya menjadi penghambat masyarakat setempat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Kami sangat berharap ada titik temu terhadap masa-lah Perumnas IV yang telah 14 tahun tak pernah selesai ini. Pemprov Kalbar Maupun pemerintah pusat harus mem-perhatikan dasar-dasar yang ada, sebelum mengambil keputusan terkait masalah ini,” pungkasnya. /kli


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *