Penutupan Sementara Tempat Wisata di Mempawah

Poskotapontianak.Com

Mempawah – Terkait Social Distancyng penyebaran pandemic corona (Covid 19) berdampak bagi penyelenggaran tempat wisata di kabupaten mempawah. Sehingga beberapa tempat wisata dan rekreasi ditutup sementara pada hari raya idul fitri 1441 H. Senin (25/05/2020).

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Raja Fajar Azansyah mengungkapkan tempat wisata yang berada di wilayah kabupaten mempawah kita tutup sementara selama masa pandemi Covid-19, seperti Mempawah Mangrove Park (MMP), Hutan Mangrove di Desa Mendalok dan Sungai Bakau Besar Laut serta Temajo Bay Resort. Terkecuali tempat wisata religi tetap dibuka, namun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Untuk tempat wisata, hampir semuanya sudah ditutup sementara sejak beberapa waktu lalu. Penutupan ini terkait pandemi Covid-19 di Kabupaten Mempawah,” terang Kepala Bidang Pariwisata, Raja Fajar Azansyah

“Penutupan ini merupakan inisiatif dari pihak pengelola tempat wisata itu sendiri. Sejak merebaknya pandemi Covid-19, mereka melakukan koordinasi hingga diputuskan untuk penutupan sementara. Semua ini dimaksudkan untuk membantu pemerintah daerah dalam penanganan cepat Covid-19,” tegasnya.

Namun, sambung Fajar, untuk wisata religi seperti Makam Opu Daeng Menambon di Desa Pasir dan Makam Habib Husein di Desa Sejegi tetap buka. Hanya saja, pihaknya bekerjasama dengan penjaga makam agar melakukan pembatasan serta menerapkan aturan jaga jarak.

“Kami juga bekerjasama dengan pemerintah desa untuk memasang baliho di lokasi makam agar para pengunjung dapat mentaati aturan dan ketentuan yang berlaku. Terutama aturan menjaga jarak antar pengunjung,” ujar Fajar.

Lebih jauh, Fajar mengatakan, dari pantauannya dilapangan daya kunjungan masyarakat di lokasi wisata religi di Kabupaten Mempawah menurun. Masyarakat yang berkunjung tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan masa pandemi Covid-19 dapat segera berlalu, agar kita dapat mengoptimalkan kembali pengelolaan lokasi-lokasi wisata di Kabupaten Mempawah. Sehingga, daya kunjungan wisatawan kembali ramai seperti dulu,” tukasnya.(Guns)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *