Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemkab Sambas

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SAMBAS – Selasa, (17/1/2017), Bertempat di Aula Utama Kantor Bupati Sambas jalan Pembangunan Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas , berlangsung kegiatan Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Sambas tahun 2017 dengan jumlah 155 orang.

Diperkirakan sekitar 200 orang terlihat memenuhi ruang untuk menyaksikan acara pelantikan. Terlihat hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Jamiat Akadol, Para Asisten Setda Kabupaten Sambas, Kepala SKPD Kabupaten Sambas, Camat se-kabupaten Sambas dan Para pejabat Administrator dan Pengawas yang dikukuhkan dan dilantik.

Sementara itu Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc, dalam sambutannya menyampaikan, harus mensyukuri bahwa di luar sana jutaan orang ingin menjadi Aparatur Sipil Negara. Mengajak untuk selalu bersyukur apapun dan dimana pun posisi kita. Dengan syukur maka nikmat-nikmat yang lain akan senantiasa Allah berikan kepada kita karena syukur yang senantiasa terucap.

Selain itu kata Atbah, Mutasi dan promosi merupakan kebutuhan organisasi dan wajar dilakukan. Untuk itu jadikanlah momentum ini sebagai pemacu diri untuk lebih baik dengan mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam pelaksanaan tugas masing-masing.

Lanjutnya, kepada setiap ASN dihimbau agar senantiasa meningkatkan profesionalisme sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dengan menunjukkan ketaatan dan loyalitas, kedisiplinan serta pelayanan yang prima, tidak membedakan siapa yang memerlukan pelayanan dan melandasi semua pengabdian itu sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

( Suasana kegiatan Pelantikan./lk)
( Suasana kegiatan Pelantikan./lk)

Ciptakan harmonisasi, suasana tenang dan dalam kedamaian hindari perpecahan dengan menciptakan suasana kerja yang kondusif dan kekeluargaan serta saling menghargai antara atasan dan bawahan, himbaunya.

Dikatakan Bupati, Reformasi birokrasi adalah pekerjaan besar dan untuk menciptakan tatanan dan tradisi baru perlu kepemimpinan yang kuat dan patut keteladanan. Kepemimpinan yang kuat berarti pemimpin yang berani, tegas dalam mengambil keputusan. Sedangkan keteladanan adalah keberanian memberikan contoh kepada bawahan dan masyarakat.

Reformasi birokrasi akan berdampak langsung kepada masyarakat karena peran utama birokrasi adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pada tatanan ini masyarakat dapat dilibatkan untuk mengawasi kinerja birokrasi. Semoga Allah SWT, memberikan kekuatan kepada kita untuk membangun kebaikan-kebaikan di negeri ini dan menciptakan loyalitas, ketaatan-ketaatan kepada pemimpin dalam konteks kebaikan untuk membangun negeri ini, harap H. Atbah Romin Suhaili, Lc./L/(red-PKP)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *