PENGANIAYAAN PETUGAS MAKAM OPU DAENG MANAMBON AKAN SEGERA DIMEJA HIJAUKAN

Mempawah – Kepolisian Resor (Polres) Mempawah memastikan kasus dugaan pengeroyokan petugas Makam Opu Daeng Manambon di Dusun Suap Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir terus berlanjut hingga saat. Polres mengaku, selain melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan bukti, pihaknya juga tengah memburu dua pelaku lainnya yang masih buron.

( Foto : ist).

“Sudah diamankan tiga orang, pertama MK. Kemudian menyusul KS dan MN yang menyerahkan diri,” ujar Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Denny Satria di ruang kerjanya, Minggu (24/06/2018).

Denny menyampaikan, bahwa penyerahan diri tersangka ini juga berkat tokoh masyarakat setempat. Begitupun dengan dua orang yang masih buron, kata Denny, sejauh ini juga sedang diupayakan keberadaannya untuk dilobi agar segera menyerahkan diri.

“Penyerahan diri ini dibantu tokoh masyarakat dan kepala desa. Informasinya yang dua lainnya (masih buron) akan menyerahkan diri, sedang diupayakan juga tokoh-tokoh disana,” katanya.

Disampaikan Denny, selain upaya kades dan para tokoh, pihaknya juga melakukan pencarian. Yang jelas, dua tersangka lainnya ini harus diproses hukum.

“Dan polisi sedang mencari juga. Ada dua cara. Informasi terakhir keduanya masih ada di Kabupaten Mempawah,” katanya.

Kendati diakui Denny, bahwa antara pelaku dan korban pengeroyokan masih tetangga satu dusun. Namun korban mengaku tidak sempat mengenali semua pelaku yang menganiaya dirinya. Lantaran, relatif singkatnya kejadian yang berlangsung dan banyaknya pelaku saat itu.

“Dari korban kebanyakan tidak mengenali. Karena ramai. Untuk dua lainnya yang kabur, korban juga tidak yakin, tapi kami sudah kita kantongi namanya,” katanya.

Atas perbuatannya, para pelaku ini akan dikenakan pasal 170 dan 351 KUHP, dugaan pengeroyokan dan penganiayaan dengan ancaman maksimal kurungan paling lama 5 tahun.

Kasat juga menambahkan bahwa, dugaan sementara pengeroyokan tersebut tidak direncanakan. Para pelaku spontan karena menduga jika SM dan KS dibawa ke dalam mobil untuk diculik.

“Rencananya ingin mencegat mobil, agar jangan dibawa ke luar Suap. Mereka menghentikan kendaraan karena khawatir mau diculik,” katanya./rls/ari mpw.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *