Pencanangan Gerakan Rehabilitasi Jaringan Irigasi 2015

POSTKOTAPONTIANAK.COM

SAMBAS-Dalam rangkan pencapaian optimalisasi hasil pertanian dan swasembada beras di Kabupaten Sambas tahun 2015, Bupati Sambas dr. Hj.Juliarti. H.Juhardi.MPA,  akan lebih focus lagi pada peningkatan insfrastruktur pertanian, hal ini sejalan degan program Presiden RI Ir.H.Joko widodo yang konsen untuk meningkatkan hasil pertanian padi di seluruh Indonesia. Bupati Sambas dr. Hj.Juliarti. H.Juhardi.MPA, photo bersama.(lux PKP)

Pencanangan gerakan rehabilitasi jaringan irigasi di Kabupaten Sambas dimulai dengan peletakan batu pertama di Desa Sungai Kelambu Kecamatan Tebas.

Acara ini juga turut dihadiri oleh perwakilan Dirjen Pertanian peternakan pusat, Direktur penyaluran pupuk dan pestisida Provinsi Kalbar, Perwira Penghubung Dandim Singkawang serta pihak pihak terkait.

Seusai peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi Bupati juga berkenan melakukan panen perdana padi SRI di hamparan sawah seluas 20 Ha, dalam panen padi tersebut diperoleh 4,7 Ton padi/Ha.

Dalam sambutannya Bupati meminta agar para petani elbih semangat lagi bertani hingga dapat mencapai 7 ton /ha-nya.

Kasi Pengelolaan Lahan Pertanian dan Air Distanak Kabupaten Sambas Ir.Aliandri menyebutkan bahwa pembangunan jaringan Irigasi ini dilakukan denga menggunakan dana Bansos dan tentu ada dana seringnya sebesar 30% dan uang itu ditransfer kerekening petani itu sendiri.

Sementara itu ditempat terpisah Perwira Penguhung TNI AD Mayor Wagiyono menyatakan bahwa TNI AD dalam hal ini selalu siap menukung dan sebagai pendamping petani demi untuk suksesnya program peningkatan pertanian dalam rangkan mendukung program Pemerintah Pusat untuk menuju Swassembada Beras khususnya di Kabupaten Sambas ini.

Dalam kesempatan ini juga Bupati Sambas meminta jajarannya agar mampu meningktkan sumber daya manusia bagi para petani melalui kelompok tani yang sudah ada .Apalagi kita sudah menyerahkan beberapa penunjang pertanian seperti Hand Tracktor,mesin air dan lain lain,untuk itu saya harap dalam satu tahun target kita di Kabupaten Sambas adalah 380 ribu juta ton, sesuai target yang diminta oleh menteri pertanian peterakan.

Bupati juga mengingatkan agar hati hati dalam penggunaan Dana Bansos ini,sebab bagaimanapun harus ada laporan pertanggung jawaban ,saya minta Dana ini janga sampai menjadi sorotan yang dikarenakan adanya penyalah gunaan .Presiden RI menganggarkan sekitar 19 Triliun untuk meningkatkan swasembada beras di Indonesia,bupati juga meminta kepada Direktur Penyaluran Pupuk dan Pestisida jangan sampai terlambat dalam penyalurannya,kami sudah panen baru disalurkan ,bukan pada musim masa tanam, papar Ibu Bupati Sambas.(Lukman Hakim PKP)