Pemkab Mempawah Didemo Massa Forum Keadilan Calon Kades Antibar

MEMPAWAH – 500 orang pendukung Hatemon, Dendi dan İrfan, Cakades Antibar melakukan unjuk rasa menuntut Pemerintah Kabupaten membatalkan proses pemilihan ulang di TPS 2 Desa Antibar, Minggu (15/10/2017).

Pemkab mempawah memutuskan pemilihan ulang di TPS 2 sebagai langkah solusi penyelesai polemik pilkada di Desa Antibar yang diselenggarakan serentak pada bulan Mei lalu.

Setelah menyampaikan sejumlah orasi di depan kantor bupati, sejumlah perwakilan massa kemudian diterima oleh Sekda Kabupaten Mempawah.

Tim Kemenangan dari kubu Calon Kepala Desa Hatemon. desa Antibar kecamatan Mempawah timur merasa keberatan atas keputusan Pemkab Mempawah yang menetapkan Pemilihan Ulang di TPS 2 desa Antibar.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Cakades Hatemon, M Hudi Sarman, Kamis (10/12/2017)

“Atas keputusan tersebut kita merasa keberatan karena saat ini kami masih menempuh jalur hukum di PTUN Pontianak,” ujarnya.

Jika kita semua mentaati proses dan prosedur hukum. Menurut Hudi tentunya harus menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan. Harusnya pemerintah harus menunggu terlebih dahulu keputusan dari PTUN baru kemudian mengambil kebijakan sepert pemilihan ulang.

“Kami juga menyampaikan kepada seluruh masyarakata yang mendukung agar tidak mudah terprovokasi sehingga tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

“Semua pihak harus menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan,” imbuhnya.

Saat disinggung tentang alasan ketidakhadiran Cakades nomor 1 Hatemon pada pertemuan yang diinisiasi oleh Bupati mempawah. Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh M Hudi bahwa Hatemon sedang sakit./(ari LN). // Foto : ari  LN //.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *