Pemkab Majalengka Bersama Personil Gabungan TNI-Polri dan Unsur Forkopimda Gelar Apel Persiapan PSBB

MAJALENGKA ! PKP : Pemerintah Kabupaten Majalengka, bersama Personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Unsur Forkopimda Kabupaten Majalengka melaksanakan Apel persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Majalengka, Apel bertempat dihalaman Pendopo Kabupaten Majalengka. Selasa (5/5/2020) malam, 23.00 Wib.

Apel persiapan penerapan PSBB di pimpin langsung oleh Bupati Majalengka Dr. H.Karna Sobahi, diikuti Petugas terdiri dari TNI, Polri dan instansi lain di Pemkab Majalengka dan Personil gabungan dan bakal diterjunkan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Majalengka, Ucap Dr.H.Karna Sobahi, Bupati Majalengka saat memberikan arahan.

Jumlah total sebanyak kurang lebih 1000 personel Polres Majalengka dan Polsek jajaran serta dibantu oleh Kodim 0617/Majalengka dan Instansi terkait. Semua personel tersebut akan disiagakan di Pos Check Point dan Posko lainnya, semuanya akan all out untuk mengamankan selama PSBB diberlakukan. Ungkap Bupati Majalengka.

Sementara ini, Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso mengatakan ribuan personel gabungan itu akan disiagakan di 25 posko yang tersebar di wilayah Kabupaten Majalengka. “Persebaran pasukan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Posko,” katanya.

Setiap titik check point, lanjut Kapolres mengatakan, petugas akan melakukan sejumlah pemeriksaan. Diantaranya, pemeriksaan penggunaan masker dan kapasitas kendaraan sesuai dengan aturan dalam penerapan PSBB.

Kapolres mengatakan, “pihaknya akan tetap mengedepankan langkah persuasif dan sosialisasi serta humanis dalam PSBB dan sanksi adalah paling yang terkahir, Kami kedepankan sosialisasi secara persuasif dan humanis hingga teguran serta peringatan kepada masyarakat dan kami juga berharap kesadaran masyarakat tumbuh dalam program ini.”

Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso bersama Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf. Harry Subarkah juga menghimbau kepada warga masyarakat agar jaga jarak, gunakan masker, rajin cuci tangan dan jaga kesehatan. “Biarkan kami disini yang bekerja, masyarakat tetap berada di rumah. Ini demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” imbaunya./*

(MAM)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *